Taiwan dorong pembaruan perjanjian investasi dengan Indonesia

2 hours ago 2

Taipei (ANTARA) - Taiwan mendorong pembaruan perjanjian investasi dengan Indonesia untuk memperkuat perlindungan bagi perusahaan Taiwan, terutama di sektor teknologi tinggi.

Direktur Jenderal Layanan Informasi Internasional Departemen Luar Negeri Taiwan Janet H.C. Chang mengatakan pembaruan perjanjian itu diharapkan dapat menciptakan iklim yang lebih ramah bagi investasi perusahaan Taiwan di Indonesia.

"Jika kita dapat menyelesaikannya sesegera mungkin, maka kita menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi bisnis Taiwan di Indonesia. Hal itu akan menarik lebih banyak bisnis Taiwan untuk berinvestasi di Indonesia," kata Janet.

Janet menyampaikan hal itu pada pertemuan bersama delegasi media dalam rangka Kebijakan Baru ke Arah Selatan (New Southbound Policy) di Kantor Departemen Luar Negeri Taiwan, Taipei, Sabtu.

Janet menuturkan pembahasan pembaruan perjanjian investasi tersebut telah berlangsung antara Taiwan dan Indonesia, meskipun prosesnya perlu waktu.

Baca juga: Taiwan soroti peluang kerja sama pertanian cerdas dengan Indonesia

Menurut dia, masih ada ruang untuk mempercepat pembahasan agar pembaruan perjanjian dapat segera diselesaikan.

Pembaruan itu diperlukan untuk memberikan perlindungan lebih komprehensif bagi perusahaan Taiwan yang berinvestasi di Indonesia, tambahnya, khususnya perusahaan di bidang teknologi tinggi.​​​​​​​

Janet berharap pembaruan perjanjian itu dapat meningkatkan minat perusahaan Taiwan untuk menanamkan modal di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan RI, total nilai perdagangan antara Indonesia dengan Taiwan pada Januari-April 2026 mencapai 3,10 miliar dolar AS.

Angka tersebut terdiri atas ekspor Indonesia ke Taiwan sebesar 1,59 miliar dolar AS dan impor dari Taiwan sebesar 1,51 miliar dolar AS. Dengan demikian, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar 80 juta dolar AS.

Baca juga: Taiwan dorong negara NSP perkuat kerja sama industri dan rantai pasok

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |