Jakarta (ANTARA) - Perusahaan pencipta Snapchat, Snap Inc, memisahkan bisnis kacamata augmented reality (AR) menjadi entitas tersendiri bernama Specs Inc., yang tetap berada di bawah kepemilikan penuh perusahaan.
Dilansir dari Engadget pada Kamis, langkah ini disebut akan memudahkan Snap mencari investor eksternal dan menjalin kemitraan untuk pengembangan perangkat wearable, sekaligus membangun Specs sebagai merek yang lebih mandiri.
Sebelumnya, pada pertengahan 2025, Snap dilaporkan sedang mencari cara untuk menghimpun pendanaan tambahan demi memperkuat daya saing di pasar kacamata AR, terutama menghadapi Meta yang memiliki sumber daya finansial lebih besar.
Dalam pengumumannya, Snap menyebut peluncuran Specs terjadi di momen penting ketika kecerdasan buatan mengubah cara orang menggunakan komputer.
Sistem operasi pada kacamata ini diklaim mampu membantu pengguna menyelesaikan tugas lebih cepat berdasarkan apa yang dilihat perangkat serta kebiasaan penggunanya.
Baca juga: Pria ini didakwa usai retas 570 akun Snapchat wanita di AS
Snap juga menilai kacamata pintar lebih memungkinkan pengguna tetap fokus pada interaksi di dunia nyata karena alat digital ditampilkan langsung di tempat yang sedang dilihat pengguna, serta berpotensi mengurangi limbah karena fitur digital dapat menggantikan benda fisik seperti buku panduan atau papan tulis.
Snap belum mengungkap apakah Specs Inc. telah mengantongi investor, namun perusahaan disebut sedang membuka lebih dari 100 lowongan kerja di berbagai negara.
Anak usaha baru ini diperkirakan akan meluncurkan generasi terbaru kacamata AR mandiri Snap tahun ini. CEO Snap Evan Spiegel sebelumnya menyatakan model baru tersebut akan lebih ringan, berukuran lebih ringkas, serta memiliki kemampuan lebih luas dibanding kacamata pintar sebelumnya yang sebagian besar ditujukan bagi pengembang.
Baca juga: Rusia blokir Snapchat dan batasi layanan panggilan FaceTime
Baca juga: Snapchat - TikTok kontra larangan medsos Australia, namun tetap patuh
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































