Snap ikut kompetisi AI, perkenalkan asisten pintar Specs Intelligence

2 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi, Snap, akhirnya secara resmi ikut dalam kompetisi pengembangan kecerdasan artifisial (AI) global bersama para pesaing jejaring sosialnya dengan mengenalkan asisten AI pintar yang diberi nama Specs Intelligence.

Sebenarnya Snap melalui Snapchat memang sudah menambahkan sejumlah fitur berbasis AI generatif namun sejauh ini AI belum pernah menjadi fokus utama dalam pengembangan inovasi perusahaan itu.

Dilaporkan Engadget, Rabu (16/9) waktu setempat, asisten AI Specs Intelligence dari Snap itu diperkenalkan bersama dengan kacamata Augmented Reality (AR) buatannya yang telah didesain ulang.

Asisten AI itu dijanjikan bakal menjadi fitur utama yang dapat diandalkan dalam setiap perangkat keras rilisan Snap. Meski begitu akan tersedia aplikasi khusus desktop dan ponsel pintar bagi pengguna yang tidak memiliki kacamata pintar dari Snap.

Baca juga: Snap luncurkan kacamata pintar Specs dengan harga mulai Rp38 jutaan

Snap tidak mendeskripsikan Specs Intelligence sebagai agen atau asisten AI, tetapi deskripsinya terdengar familiar bagi siapa pun yang mengikuti pengumuman Agen AI Muse baru-baru ini dari Meta.

"Specs Intelligence membangun pemahaman tentang tujuan, prioritas, hubungan, dan rutinitas pengguna dari aplikasi dan alat yang pengguna pilih untuk dihubungkan," jelas Snap mengenalkan Specs Intelligence dalam sebuah unggahan di blog-nya.

Specs Intelligence terpisah dari Snapchat, dan terdengar jauh lebih berfokus pada produktivitas daripada apa pun yang pernah dikerjakan sebelumnya oleh perusahaan tersebut.

Asisten ini mengandalkan koneksi ke akun eksternal pengguna, seperti Google, untuk menampilkan informasi penting termasuk notifikasi tepat waktu berdasarkan apa yang diketahuinya tentang pengguna.

Sebagai contoh, asisten itu dapat menyoroti "pertanyaan yang perlu diajukan, dan hal-hal yang perlu diingat" kepada pengguna sebelum pengguna mengikuti kegiatan rapat atau menunjukkan rencana perjalanan sebelum bepergian.

Asisten itu juga mampu mengatur informasi ke dalam bagian-bagian yang berbeda berdasarkan konteks di mana pengguna membutuhkannya, seperti memisahkan tugas-tugas yang berkaitan dengan keluarga dari tenggat waktu pekerjaan.

Baca juga: Meta, Snap, dan Roblox janji perkuat upaya pelindungan anak di Inggris

Jika pengguna memiliki kacamata AR Specs, asisten AI itu dapat menampilkan informasi yang relevan langsung ke tampilan kacamata pengguna. Pemilik Specs dapat berinteraksi dengan mudah dengan mengatakan "Hai Specs."

Untuk mengantisipasi kekhawatiran privasi seperti yang dihadapi Meta sebagai pesaingnya, Snap mengklaim bahwa Specs tidak akan melihat atau mengakses konten pribadi sebagai bahan latihan model AI-nya.

Snap kini menyediakan versi terbatas Specs Intelligence untuk dicoba di AS melalui aplikasi Specs di iOS.

Dalam versi uji coba itu, pengguna dapat menghubungkan akun Google mereka dengan Specs untuk melihat "informasi tentang pengguna menghabiskan waktu dan perhatiannya" tetapi tidak akan menampilkan saran proaktif.

Versi "akses awal penuh" akan tersedia hanya melalui undangan dan hanya tersedia dengan aplikasi Specs untuk Mac.

Baca juga: Snap dan YouTube selesaikan gugatan terkait kecanduan di AS

Baca juga: Snap bakal pangkas 1.000 karyawan akibat AI

Baca juga: Snap gaet Qualcomm untuk kembangkan kacamata "augmented reality" Specs

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |