Pemkot Cirebon sebut Pelabuhan Ikan Kejawanan dilengkapi unit pengolah

2 hours ago 4
Waktu pas perencanaan, kami meminta ada UPI, unit pengolahan ikan UMKM, dan itu akan difasilitasi

Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Jawa Barat, menyebut pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan akan dilengkapi dengan fasilitas unit pengolahan ikan (UPI) untuk nelayan setempat.

Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh di Kota Cirebon, Kamis, mengatakan fasilitas UPI tersebut telah diusulkan oleh pemerintah daerah sejak tahap perencanaan pengembangan PPN Kejawanan.

“Waktu pas perencanaan, kami meminta ada UPI, unit pengolahan ikan UMKM, dan itu akan difasilitasi,” katanya.

Menurut dia, fasilitas UPI saat ini belum tersedia di PPN Kejawanan sehingga keberadaannya menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan dalam pengembangan pelabuhan tersebut.

Elmi mengatakan UPI tersebut diperuntukkan bagi nelayan di Kota Cirebon, untuk mendukung pengolahan hasil tangkapan ikan.

Selain UPI, kata dia, pengembangan PPN Kejawanan juga direncanakan dilengkapi satu stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBN).

“Dengan tambahan tersebut, PPN Kejawanan nantinya memiliki dua unit SPBN karena saat ini sudah terdapat satu unit yang beroperasi,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Cirebon catat produksi perikanan tangkap capai 3.603 ton

Baca juga: Pemkot Cirebon gencarkan kampanye QRIS lewat ajang lari

Elmi mengatakan peningkatan kapasitas pelabuhan akan membuat jumlah kapal nelayan, yang dapat dilayani di PPN Kejawanan bertambah menjadi 500 kapal.

Bertambahnya jumlah kapal tersebut, kata dia, diperkirakan ikut meningkatkan aktivitas perikanan dan penerimaan retribusi yang diterima oleh Pemerintah Kota Cirebon.

Elmi menyebut aktivitas 241 kapal saat ini mampu menghasilkan retribusi sekitar Rp1,5 miliar, sehingga kapasitas 500 kapal diperkirakan menghasilkan sekitar Rp3 miliar.

“Intinya, penambahan fasilitas UPI dan SPBN akan menjadi bagian dari fasilitas yang mendukung aktivitas nelayan setelah kapasitas PPN Kejawanan bertambah,” ucap dia.

Sementara itu, pengembangan PPN Kejawanan merupakan proyek yang dikerjakan melalui program Integrated Fishing Ports (IFP) and International Fish Markets (IFM) Project Phase-I.

Setelah pembangunan selesai, daya tampung PPN Kejawanan diproyeksikan meningkat dari 241 unit menjadi 500 unit kapal.

Produksi ikan pun diproyeksikan meningkat dari 5.600 ton menjadi 32.000 ton per tahun, sedangkan jumlah tenaga kerja diperkirakan naik dari 2.900 orang menjadi 8.000 orang.

Baca juga: Pemkot Cirebon lanjutkan GPM hingga akhir 2026 jaga daya beli warga

Baca juga: Disbudpar Kota Cirebon hadirkan Festival Topeng untuk promosi wisata

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |