Novo Nordisk perbarui identitas merek dan budaya perusahaan

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan farmasi global Novo Nordisk memperkenalkan pembaruan identitas merek dengan mengusung “Lasting Health Starts Now” serta menggunakan “Novo” sebagai nama perusahaan dalam komunikasi sehari-hari.

Pembaruan tersebut juga disertai dengan pengenalan “The Novo Way”, yakni prinsip budaya perusahaan baru yang ditujukan untuk mendorong organisasi bekerja lebih fokus, cepat, dan adaptif dalam menghadapi perubahan kebutuhan layanan kesehatan.

Presiden dan CEO Novo Mike Doustdar mengatakan pembaruan identitas dan budaya perusahaan dilakukan di tengah perubahan kebutuhan kesehatan serta ekspektasi masyarakat terhadap solusi kesehatan yang semakin berkembang.

“Layanan kesehatan harus semakin responsif, relevan, dan lebih mudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Identitas brand dan budaya perusahaan kami memiliki peran strategis dan akan memperkuat cara kami beroperasi dan bersaing, namun alasan keberadaan kami tidak akan berubah,” ujar Doustdar dalam keterangannya.

Ia mengatakan Novo tetap berfokus pada pengembangan inovasi kesehatan, termasuk pada bidang obesitas dan diabetes, sekaligus berupaya menjangkau lebih banyak masyarakat yang masih memiliki kebutuhan kesehatan yang belum terpenuhi.

Dalam pembaruan tersebut, “Novo” akan digunakan sebagai nama perusahaan dalam komunikasi sehari-hari, sedangkan Novo Nordisk A/S tetap menjadi nama resmi perusahaan secara global. Perusahaan juga memperbarui identitas visualnya dengan mempertahankan logo banteng Apis yang telah menjadi bagian dari sejarah Novo.

Selain identitas merek, perusahaan memperkenalkan “The Novo Way” yang terdiri atas empat prinsip utama, yakni fokus pada konsumen (customer obsession), daya saing (competitiveness), kejelasan (clarity), serta kepedulian dan integritas (care & integrity).

Executive Vice President, People, Organisation & Corporate Affairs Novo Tania Sabroe mengatakan pembaruan budaya perusahaan dan identitas merek tersebut dirancang untuk saling mendukung dalam menjalankan strategi perusahaan.

“Pembaruan budaya perusahaan kami akan mendukung kami untuk bergerak dengan lebih fokus dan cepat, sementara rebranding memastikan Novo hadir secara relevan dan memiliki karakter yang khas dalam berbagai aspek, mulai dari obat-obatan, kemitraan, pemasaran, hingga hubungan dengan para pemangku kepentingan,” ujar Sabroe.

Menurut dia, kedua langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendukung posisi Novo sebagai mitra dalam layanan kesehatan.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |