Jakarta (ANTARA) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna menghadirkan solusi material konstruksi berkualitas, ramah lingkungan, serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inovatif.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan kebutuhan bahan bangunan serta tanggung jawab mewujudkan pembangunan berkelanjutan mendorong perusahaan terus menghadirkan solusi produk dan layanan aplikatif berbasis riset dan inovasi.
"Inisiatif ini kami realisasikan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam kerja sama riset, invensi, dan inovasi di bidang industri semen dan turunannya," kata Indra dalam keterangan di Jakarta, Rabu (20/5).
Kerja sama antara SIG dan BRIN ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian, yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan ”BRIN Goes To Industry 4” di Jakarta.
Menurut Indra riset merupakan kunci untuk menghadirkan produk material bangunan yang unggul dan berkelanjutan guna menjawab tantangan dan kebutuhan di sektor konstruksi yang semakin berkembang.
Karena itu perusahaan itu berkolaborasi dengan berbagai pihak yang relevan, termasuk BRIN, untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang semen dan produk turunannya.
Adapun lingkup kerja sama itu meliputi kegiatan riset untuk menciptakan inovasi produk semen dan turunannya yang bersifat aplikatif, pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana sesuai dengan kegiatan riset.
Selanjutnya advokasi kebijakan untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan, memberikan solusi produk dan jasa yang mendukung pemulihan ekonomi nasional dan respons terhadap aspek perubahan iklim, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Lebih lanjut Indra mengatakan kolaborasi itu juga sebagai langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan.
"Langkah ini juga selaras dengan strategi transformasi SIG untuk mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio yang tengah fokus dijalankan oleh perusahaan," tutur Indra.
Sinergi itu juga merupakan perpanjangan dari nota kesepahaman yang telah dilakukan pada Juli 2023. Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah melakukan sejumlah riset, di antaranya pengembangan high performance concrete dengan semen hidraulis.
Selanjutnya self healing concrete untuk pencegahan dan perbaikan keretakan beton; chemical additives untuk semen dan beton; serta pengembangan beton hijau untuk infrastruktur kawasan pesisir dan laut.
"SIG berkomitmen untuk dapat terus berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia melalui solusi dan inovasi berkelanjutan yang memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” imbuh Indra.
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menyampaikan bahwa ”BRIN Goes To Industry” berperan sebagai wadah komunikasi bagi para pemangku kepentingan, baik dunia industri, lembaga, regulator, hingga masyarakat, untuk bertukar informasi tentang produk hasil riset dan inovasi.
"Dengan begitu, diharapkan kualitas riset dan inovasi tersebut dapat ditingkatkan dan memberikan dampak positif," kata Amarulla.
Melalui program tersebut, BRIN mendukung implementasi arah kebijakan RPJMN 2025–2029 dengan memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada harmoni manusia, lingkungan, alam, budaya, serta kehidupan sosial inklusif dan toleran.
Baca juga: BRIN kolaborasi lintas-lembaga luncurkan buku tentang perubahan iklim
Baca juga: BRIN teliti kehidupan masyarakat Ngata Toro di TNLL
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































