Jakarta (ANTARA) - Shopee Indonesia melalui inisiatif Shopee Peduli mengajak pengguna untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui fitur "Donasi" di Shopee yang bekerja sama dengan Rumah Zakat, pengguna dapat menyalurkan bantuan secara mudah untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Dimulai sejak 15 Agustus 2026, Program Shopee Peduli untuk pemulihan bencana gempa bumi di NTT ini telah mengumpulkan total donasi sebesar Rp150 juta dari pengguna Shopee.
Baca juga: Shopee catat empat miliar produk lokal terjual sejak 2022
Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia Satrya Pinandita menjelaskan bahwa Program Shopee Peduli: Donasi Gempa NTT menunjukkan bagaimana teknologi tidak hanya dapat memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari, tapi, juga membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat
untuk saling membantu.
Semangat inilah yang dihadirkan Shopee Indonesia melalui inisiatif Shopee Peduli: Donasi Gempa NTT, dengan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT.
"Kami mengajak pengguna Shopee untuk turut memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di NTT dengan memberikan donasi lewat fitur Donasi yang ada di aplikasi Shopee. Melalui fitur ini, pengguna dapat dengan mudah menyalurkan bantuan untuk selanjutnya akan dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kemudahan akses ini dapat mendorong semakin banyak pengguna untuk berpartisipasi, sehingga semakin besar pula dukungan yang dapat dihadirkan bagi masyarakat NTT untuk bangkit dan kembali pulih dari bencana," kata Satrya.
Pengguna Shopee yang ingin berdonasi untuk mendukung pemulihan pasca bencana di NTT dapat mengikuti langkah berikut ini:
1. Buka aplikasi Shopee.
2. Klik menu "Pulsa, Tagihan & Tiket" di halaman utama aplikasi Shopee. Kemudian klik menu "Lihat Semua".
3. Gulir ke bawah menuju kolom "Keuangan" lalu pilih menu "Donasi Gempa NTT".
4. Masukkan jumlah donasi yang ingin diberikan dan masukkan nama.
5. Pilih opsi donasikan untuk "Donasi Peduli Korban Gempa NTT".
6. Klik menu "Lanjutkan" untuk menyelesaikan pembayaran.
7. Setelah transaksi selesai, pengguna akan mendapat bukti bayar di aplikasi Shopee.
Baca juga: Shopee catat empat miliar produk lokal terjual sejak 2022
Fitur "Donasi" baru tersedia di aplikasi Shopee untuk pengguna Android.
Guna memastikan proses penyaluran donasi berjalan dengan baik, Shopee berkolaborasi dengan Rumah Zakat, lembaga amil zakat nasional milik masyarakat Indonesia yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana kemanusiaan, yang secara konsisten mendukung realisasi penyaluran donasi oleh Shopee, langsung ke area wilayah terdampak bencana yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2018.
Untuk memperbesar dampak dari semangat gotong royong tersebut, Shopee menggandakan Rp150 juta donasi yang telah terkumpul menjadi Rp300 juta untuk disalurkan terlebih dahulu kepada masyarakat terdampak gempa NTT melalui Rumah Zakat. Program donasi tetap berlangsung hingga September 2026, sehingga pengguna masih dapat berpartisipasi dan menyalurkan dukungan melalui
aplikasi Shopee.
"Melalui Shopee Peduli, Shopee terus berupaya memanfaatkan teknologi dan ekosistem digitalnya untuk membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam berpartisipasi pada berbagai aksi sosial. Kehadiran fitur Donasi menjadi salah satu cara teknologi dapat menghubungkan kepedulian masyarakat dengan mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan," kata Satrya.
Baca juga: Shopee gelar kegiatan penanaman dua ribu bibit mangrove
Baca juga: Shopee buka kompetisi jurnalistik UMKM Paten 2026
Baca juga: Shopee siapkan voucher khusus bagi toko dengan 100 persen produk lokal
Baca juga: Tren belanja lokal naik, jutaan pilihan tersedia di Shopee pilih lokal
Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































