- Kamis, 7 Mei 2026 14:55 WIB
Sebuah drone terbang mengantarkan makanan di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China, Rabu (6/5/2026). Pusat teknologi Shenzhen kini menjadi basis manufaktur terkemuka untuk kendaraan udara tak berawak dengan memproduksi 70 persen drone konsumen China dan 50 persen drone industri. ANTARA FOTO/Xinhua/Mao Siqian/agr
Warga menyaksikan demonstrasi penerbangan eVTOL ultra ringan Smart Drone di Huaqiangbei, Shenzhen, Provinsi Guangdong, China, Sabtu (2/5/2026). Pusat teknologi Shenzhen kini menjadi basis manufaktur terkemuka untuk kendaraan udara tak berawak dengan memproduksi 70 persen drone konsumen China dan 50 persen drone industri. ANTARA FOTO/Xinhua/Mao Siqian/agr
Sebuah drone terbang mengantarkan makanan di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China, Rabu (6/5/2026). Pusat teknologi Shenzhen kini menjadi basis manufaktur terkemuka untuk kendaraan udara tak berawak dengan memproduksi 70 persen drone konsumen China dan 50 persen drone industri. ANTARA FOTO/Xinhua/Mao Siqian/agr
Warga melihat drone terbang mengantarkan makanan pesan antar di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China, Rabu (6/5/2026). Pusat teknologi Shenzhen kini menjadi basis manufaktur terkemuka untuk kendaraan udara tak berawak dengan memproduksi 70 persen drone konsumen China dan 50 persen drone industri. ANTARA FOTO/Xinhua/Mao Siqian/agr
Warga menyaksikan demonstrasi penerbangan eVTOL ultra ringan Smart Drone di Huaqiangbei, Shenzhen, Provinsi Guangdong, China, Sabtu (2/5/2026). Pusat teknologi Shenzhen kini menjadi basis manufaktur terkemuka untuk kendaraan udara tak berawak dengan memproduksi 70 persen drone konsumen China dan 50 persen drone industri. ANTARA FOTO/Xinhua/Mao Siqian/agr
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































