Jakarta (ANTARA) - Daniil Medvedev pulih dari awal yang lambat untuk tetap berada di jalur menjaga asa juara di Brisbane International.
Unggulan teratas itu awalnya dikalahkan Kamil Majchrzak pada set pertama, tetapi mengadopsi pendekatan lebih agresif berbalik menang 6-7(4), 6-3, 6-2, sehingga sampai ke semifinal.
"Saya kira ini pertandingan berkualitas tinggi. Jujur saja, saya katakn ini adalah pertandingan Top 10 dalam hal akurasi pukulan," kata mantan petenis nomor satu dunia itu seperti dikutip ATP.
“Saya berhasil tetap tenang dan melancarkan pukulan-pukulan hebat untuk memenangkan pertandingan ini.”
Medvedev, yang mencapai pertandingan final dalam satu-satunya penampilan sebelumnya di Brisbane pada 2019, mengejar trofi tingkat tur ke-22-nya pekan ini setelah mengakhiri 2025 dengan performa kuat.
Baca juga: Musetti tantang Rublev dalam semifinal Hong Kong
Dengan mencapai semifinal ke-52 di lapangan keras, Medvedev memecahkan catatannya yang sebelumnya imbang dengan Gael Monfils sebagai petenis aktif dengan jumlah semifinal terbanyak kedua, hanya kalah dari Novak Djokovic (127).
Menurut statistik ATP, Medvedev hanya kehilangan lima poin saat servis pada set penentu melawan Majchrzak.
Di bagian bawah undian, Aleksandar Kovacevic dan Brandon Nakashima masing-masing mencetak kemenangan untuk meretas semifinal sesama petenis AS di Brisbane.
Kovacevic mengatasi 24 ace petenis Prancis Giovanni Mpetshi Perricard untuk menang 7-6(3), 4-6, 6-3, sementara Nakashima menang mudah 6-3, 6-3 atas petenis kualifikasi dari Belgia, Raphael Collignon.
"Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, dia sudah mencatat sejumlah kemenangan besar di sini," kata Nakashima tentang Collignon, yang mengalahkan juara Brisbane dua kali, Grigor Dimitrov, pada babak kedua.
Baca juga: Swiatek bawa Polandia tekuk Australia dalam perempat final United Cup
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































