Jakarta (ANTARA) - Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera merombak total konstruksi jalan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sebagai solusi permanen atas kerusakan jalan yang kerap terjadi berulang kali di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengungkapkan berdasarkan hasil evaluasi teknis, struktur tanah dan beban aktivitas di Kebon Sirih sudah tidak memadai jika hanya menggunakan lapisan aspal biasa.
"Masalah Kebon Sirih, setelah kami evaluasi, ada kondisi bawahnya tidak baik dan juga memang ada galian-galian. Ini yang selalu terjadi di Kebon Sirih dari tahun ke tahun," ujar Heru Suwondo di Jakarta, Jumat.
Untuk itu, Dinas Bina Marga DKI menargetkan pengerjaan pembetonan dapat dimulai pada tahun anggaran berjalan.
Heru mengatakan material beton dipilih sebagai solusi permanen karena ketahanannya terhadap rembesan air dan kemampuannya menahan beban kendaraan berat yang melintasi kawasan jantung ibu kota tersebut.
"Kami upayakan tahun ini kami akan masuk lagi ke Kebon Sirih, namun dengan material yang berbeda. Kami akan menggunakan beton di Kebon Sirih nantinya," ungkap Heru.
Lebih lanjut, dia juga menyebutkan pengerjaan fisik tersebut tidak akan berbenturan dengan titik pembangunan stasiun bawah tanah proyek MRT Jakarta.
Menurut dia, pihaknya telah melakukan koordinasi pemetaan koordinat agar kedua proyek strategis itu dapat berjalan secara beriringan.
"Di lokasi stasiun, kami tidak akan kerjakan, hanya kami rapikan saja. Tapi di luar stasiun, akan kami lakukan pembetonan," tutur Heru.
Baca juga: Lebak Bulus ditertibkan, Jalan Kembang Lestari ditargetkan steril usai parkiran direlokasi
Baca juga: Proyek jalan Pasar Minggu disebut terkendala anggaran
Baca juga: Bina Marga DKI berkomitmen rampungkan proyek jalan tembus Pasar Minggu
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































