Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) telah melayani 316 ribu penumpang arus mudik tahun ini.
“Selama arus mudik pada 6 hingga 22 Maret 2026, kami telah melayani total 316.602 penumpang,” kata Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan angka ini mencapai 100,5 persen jika dibandingkan realisasi penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 315.128 penumpang.
Ia mengatakan bahwa puncak arus mudik telah terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan realisasi sebanyak 31.255 penumpang.
Menurut dia, pada arus mudik, pelabuhan keberangkatan terpadat tercatat di Balikpapan, sementara pelabuhan kedatangan terpadat berada di Surabaya.
“Adapun untuk ruas pelayaran, rute Batam–Belawan menjadi salah satu yang paling diminati oleh para pemudik,” kata dia.
Sebelumnya Warga Senen, Jakarta Pusat Khaidir merasakan manfaat dari program potongan harga atau diskon tiket sebesar 30 persen oleh pemerintah terhadap layanan Angkutan Lebaran tahun ini.
“Uang tak ada karena ekonomi belum baik tapi tetap ingin pulang, kami manfaatkan program ini,” katanya di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok.
Ia mengatakan biasanya tiket kapal Pelni dari Tanjung Priok ke Ambon ini Rp892 ribu dan pada Rabu ini hanya membelinya seharga Rp590 ribu.
“Kami sangat terbantu sekali dengan potongan ini,” kata dia.
Baca juga: Arus mudik mewarnai H+1 Idul Fitri di Jakarta
Baca juga: Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya gugur usai tugas pengamanan mudik
Baca juga: Petugas buka tutup rest area atasi kepadatan Tol Jakarta-Cikampek
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































