Jakarta (ANTARA) - Makanan yang dibekukan dapat memudahkan penyimpanan dan menjaga kualitas serta nutrisi yang lebih lama.
Meskipun mudah disiapkan, ada beberapa bahan makanan yang sebaiknya tidak langsung dimasak dalam keadaan beku karena ada sejumlah risiko yang bisa mengikuti.
Ditulis laman Eating Well, Minggu (22/3) waktu setempat, seorang ahli diet kuliner Sharniquia White, MS, RDN, LDN mengatakan ayam dan babi beku jika dimasak tidak mencapai suhu internal yang tepat dapat meningkatkan risiko terkena bakteri seperti salmonella.
"Memasak ayam beku dapat menghasilkan kematangan yang tidak merata, di mana bagian luar matang lebih cepat daripada bagian dalam. Dengan melihat penampilan luarnya, ayam mungkin tampak sudah matang, tetapi bisa jadi masih mentah di beberapa bagian," kata White.
Baca juga: Empat makanan beku yang bermanfaat bagi kesehatan jantung
Ahli diet kuliner Laura M. Ali, MS, RDN menambahkan ayam dan babi beku yang langsung dimasak memengaruhi tekstur, sehingga menghasilkan daging yang lebih keras.
Memasak ayam dan babi beku dalam slow cooker tanpa mencairkannya terlebih dahulu bisa sangat berbahaya.
"Jika daging atau unggas Anda beku saat dimasukkan, suhu akan terlalu lama berada dalam kisaran suhu 'tidak aman' yang dapat meningkatkan bakteri dan menyebabkan penyakit bawaan makanan," kata Ali.
Baca juga: Tujuh sayuran beku rekomendasi dietisien untuk jaga kadar kolesterol
Kedua ahli gizi merekomendasikan untuk mencairkan daging di lemari es sebelum dimasak, dan memeriksa kematangannya dengan termometer makanan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan memasak ayam hingga suhu internal minimal 165 derajat Fahrenheit (73,8 Celcius). Dan potongan daging babi utuh harus mencapai setidaknya 145 derajat Fahrenheit (62,7 Celcius) dan didiamkan selama 3 menit sebelum dipotong atau dimasak.
Jauhkan ayam dan babi mentah atau yang sedang dicairkan—beserta cairannya—dari makanan siap saji, seperti salad atau makanan yang sudah dimasak.
Hal ini juga berlaku pada daging potongan tebal, yang harus dicairkan di lemari es sebelum dimasak. Hindari mencairkan daging di atas meja, karena hal itu dapat memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat pada bagian makanan yang mencapai suhu ruangan.
Baca juga: Chef Giovanni bagikan tips anti-gagal olah makanan beku di JFK 2025
Saat memasak, penting untuk menggunakan panas yang merata saat menyiapkan potongan daging tebal seperti daging panggang, kata White.
“Karena potongan dagingnya sangat tebal, memasak dari keadaan beku dapat menghasilkan bagian luar yang matang sempurna tetapi bagian dalamnya masih mentah atau beku," katanya.
Potongan daging utuh harus mencapai suhu minimal 62 derajat Celsius dan diamkan selama 3 menit sebelum dipotong atau dimakan.
Selain itu, sisa lasagna sayuran yang dibekukan untuk persiapan makan bisa menjadi cara yang bagus untuk menyajikan makanan bergizi dengan cepat. Meskipun tergoda untuk langsung memasukkannya ke dalam oven, melakukan hal itu dapat memengaruhi kualitasnya.
"Anda mungkin melihat bagian tepi atau lapisan atas yang renyah dan bagian tengah yang dingin, " kata White.
Baca juga: Cara aman cairkan ayam beku untuk hindari kontaminasi
Untuk hasil masakan yang lebih merata dan tekstur yang lebih baik, ia menyarankan untuk mencairkan casserole terlebih dahulu sebelum dipanggang. Kemudian gunakan termometer makanan untuk memastikan suhu internalnya mencapai minimal 73 derajat Celcius.
Para ahli juga berpendapat sayuran yang ditumis sebentar dapat menambah vitamin, mineral, dan serat pada banyak hidangan. Namun, beberapa sayuran lunak mungkin menjadi lembek atau mengeluarkan cairan berlebih jika dimasak langsung dari keadaan beku.
"Jika sayuran seperti tomat potong dadu dan sayuran berdaun hijau dimasak langsung dari freezer, panas yang tiba-tiba akan merusak dinding sel yang memberikan struktur dan tekstur pada sayuran,” jelas Ali.
Ia menyarankan untuk membiarkannya mencair sepenuhnya terlebih dahulu. Kemudian tiriskan atau peras cairan berlebih sebelum dimasak.
Untuk mengurangi risiko penyakit bawaan makanan, selalu masak makanan hingga mencapai suhu internal yang aman dan periksa kematangannya dengan termometer makanan.
Baca juga: Bahaya mencairkan ikan beku di kemasan vakum tertutup
Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































