Banjarmasin (ANTARA) - Sebelas pengusaha muda di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih beasiswa Rocket Acceleration 2026, yakni program inkubasi kewirausahaan pemuda secara nasional dari Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan Sandination Academy.
Kesebelas pengusaha muda dan brand usahanya tersebut terpilih, setelah melalui proses pada gelar Rocket Entrepreneur’s Day 2026 yang dihadiri langsung Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy, yakni Sandiaga Salahuddin Uno, digelar di Lecture Theater General Building ULM Banjarmasin, Kamis.
Adapun sebelas brand entrepreneur tersebut, yakni Datangi Photobooth oleh Syarif Maulana dari ULM, Eavy Tech oleh Azka Nabil Taqi dari ULM, Hampers By NH oleh Halimatus Sa'diah dari ULM, Kriboz oleh Taufik Rahman dari ULM, Muda Berkarya oleh Ida Widiayah dari ULM.
Selanjutnya, Sudut Rajut oleh Nurul Hasanah dari ULM, Sugih Core oleh Gina Hafizha dari ULM, Xnotec oleh Taufik Kurniawan Eka Putra dari ULM, Bimbingan Belajar Bunga oleh Finda Varicha Ngenda dari ULM, Donatpia oleh Siti Shopia Rahmi dari Institut Pertanian Bogor, dan Dimsumy oleh Zelva Novriza dari ULM.
"Mereka layak diberi apresiasi tinggi karena sudah banyak berinovasi dan bekerja keras untuk masuk program ini," ujar Sandiaga Uno.
Dia menilai, sebagian produk entrepreneur yang masuk program Rocket Inkubasi 2026 ini sudah layak untuk dipasarkan ke tingkat nasional, sebagiannya lagi perlu ditambahkan adaptasi dan kolaborasi.
"Saya sangat puas ada di sini, karena ini membuka peluang usaha di Kalsel dan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.
Sandiaga Uno memberikan pesan bagi para pengusaha muda di Kalsel untuk bisa maju dan berkembang harus terus menciptakan inovasi, selalu bisa beradaptasi dan juga membangun kolaborasi.
"Jangan lupa, jati diri bangsa kita ini adalah gotong royong, jadi bangunlah kolaborasi yang amanah dan berintegritas," ujarnya pula.
Sandiaga Uno juga menyampaikan tolok ukur keberhasilan usaha yang dibangun itu memberikan dampak, yakni di antaranya memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar termasuk menciptakan lapangan kerja, menyejahterakan keluarga, dan kelestarian lingkungan.
"Dari semua itu, jangan fokus hanya mencari uang, tapi kesejahteraan," ujarnya pula.
Untuk para entrepreneur yang lanjut mengikuti program beasiswa Rocket Acceleration 2026 tingkat nasional, menurut Sandiaga Uno akan mendapatkan kurasi dan eksplorasi intensif hingga bisa mengembangkan skala usahanya lebih besar lagi.
Menurut dia, kelulusan dari program inkubasi bukanlah garis akhir bagi para entrepreneur muda, tapi ini baru awal untuk menggapai kesuksesan di masa akan datang.
Saat ini, kata Sandiaga Uno, mereka memiliki peluang besar untuk menjadi entrepreneur sukses, karena ditunjang perkembangan teknologi dan pendidikan.
"Jadi manfaatkanlah dengan baik kemajuan teknologi saat ini," ujarnya.
Ketua YABN Zuraida Murdia Hamdie menyampaikan selamat atas keberhasilan sebelas entrepreneur yang mendapatkan kesempatan pembinaan dan akselerasi lebih lanjut di tingkat nasional.
"Mudah-mudahan akan lahir pengusaha-pengusaha muda yang sukses dari Kalsel ini," ujarnya.
Founder & Direktur Sandination Academy Reni Fitriani menyampaikan bahwa brand entrepreneur yang berhasil ke tingkat nasional tersebut akan kembali mengikuti kurasi.
Keberhasilan mereka ini juga membuka peluang mengikuti graduation dan memperebutkan predikat best of the best untuk mendapatkan funding.
"Ini membuka kesempatan lagi mereka bisa mengikuti program Indonesia Public Offering (IPO) serta global pitching di Shanghai," katanya lagi.
Baca juga: Sandiaga Uno bantu beasiswa kepemimpinan kepada milenial di Aceh
Pewarta: Sukarli
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































