Menkeu: Bea keluar diduga jadi pemicu peningkatan penyelundupan emas

59 minutes ago 4

Tangerang (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa terjadinya peningkatan kasus penyeludupan emas ke luar negeri pada periode 2026 diduga akibat adanya insentif tambahan berupa bea keluar untuk ekspor emas tersebut.

"Aktivitas meningkat karena saat ini dikenakan bea keluar untuk emas, sehingga pelaku yang malas membayar mencoba menyelundupkan untuk mengambil keuntungan," kata Purbaya saat hadir dalam pengungkapan penyelundupan 23,793 kilogram ekspor emas dengan nilai Rp63 miliar di Bandara Soetta, Tangerang, Banten pada Kamis.

Ia mengatakan, dengan adanya bea keluar untuk ekspor emas ini menjadikan para sindikat dan pelaku meningkatkan kegiatan penyelundupannya secara nekat dengan berbagai macam modus demi mendapatkan keuntungan.

"Sebelumnya hal ini tidak terlalu marak, namun sekarang marak karena ada insentif tambahan bagi mereka yang membawa keluar tanpa membayar," ujarnya.

Kendati demikian, kementeriannya melalui Direktorat Jendral Bea Cukai melakukan peningkatan pengawasan hingga investigasi terhadap pemain utama di balik maraknya penyelundupan emas dari dalam negeri.

"Ini diduga kuat memiliki hubungan dengan pihak PETI (penambangan emas tanpa izin). Kebijakan yang diterapkan terbukti cukup mengganggu pihak PETI terkait, sehingga terjadi peningkatan penyelundupan. Pengawasan di semua titik keluar Indonesia akan diperketat," kata dia.

Baca juga: BC Soetta gagalkan penyelundupan 23 kg emas libatkan 7 WN China

Baca juga: Bea Cukai gagalkan penyelundupan emas 2,9 kilogram ke Malaysia

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni menambahkan, bahwa atas penemuan kasus penyelundupan puluhan kilogram emas oleh Bea Cukai dinillai adanya pelanggaran pidana yang dilakukan pihak-pihak terkait.

"Selama ada kegiatan PETI, jaringan penyelundup akan terus melakukan modifikasi modus operandi agar emas dapat keluar dari wilayah Indonesia. PETI dipastikan memiliki kaitan erat dengan penyelundupan ini," tuturnya.

Dalam hal ini, ia memastikan bahwa Polri sebagai institusi penegakan hukum berkomitmen akan melakukan penyelidikan sebagai pengungkapan kasus penyelundupan emas, termasuk untuk mencari pihak yang langsung terlibat dalam sindikatnya.

"Kami juga akan mengawasi pintu-pintu keluar seperti bandara bekerja sama dengan Bea Cukai dan Kementerian ESDM," kata dia.

Baca juga: Bea Cukai ungkap penyeludupan emas yang dibawa WN India

Baca juga: Diduga selundupkan 1 ton emas, dua pria Jepang ditangkap

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |