Kekeringan dorong level air sungai Swiss ke titik terendah

1 hour ago 5

London Raya, Inggris (ANTARA) -

Sungai dan aliran air di seluruh Swiss mengalami penurunan hingga tingkat yang sangat rendah ketika kekeringan melanda negara tersebut, menurut laporan media setempat, Kamis.

Kekeringan yang masih berlangsung menyebabkan level air di berbagai wilayah Swiss turun ke titik terendah dalam catatan, dengan Kantor Federal untuk Lingkungan (FOEN) mencatat titik terendah sepanjang sejarah di 11 stasiun pemantauan, menurut media Swiss Info yang mengutip kantor berita Keystone-SDA.

FOEN mengatakan bahwa antara 1 April dan 31 Juli, sekitar seperlima stasiun pemantauan mencatat level air terendah yang pernah terjadi pada periode tersebut dalam setahun.

Menurut FOEN, level air di banyak badan air di sebelah utara Pegunungan Alpen sangat rendah sehingga kondisi seperti itu biasanya hanya terjadi sekali dalam dua hingga 10 tahun, dan dalam beberapa kasus hanya terjadi sekali dalam 30 hingga 100 tahun atau bahkan lebih jarang.

Selain sungai dan aliran air, danau juga terdampak gelombang panas dan kekeringan, dengan level air yang sangat rendah tercatat di Danau Constance, Danau Walen, Danau Zurich, Danau Zug, dan Danau Maggiore.​​​​​​​

Namun, Swiss masih memiliki “sumber daya air yang melimpah”, kata FOEN, sembari memperingatkan bahwa perubahan iklim akan mengubah ketersediaannya.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Kekeringan landa Gyeongsang Selatan di Korsel, 200 truk air dikerahkan

Baca juga: Kerugian Prancis akibat gelombang panas bisa capai 15 miliar euro

Baca juga: Kekeringan ekstrem ancam sektor pertanian, peternakan Jerman

Penerjemah: Primayanti
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |