Washington (ANTARA) - Kepala Negosiator Perdagangan Kanada untuk AS, Janice Charette, memperingatkan rekan sejawatnya di AS bahwa pengenaan tarif tambahan dapat menghentikan negosiasi perdagangan bilateral, menurut laporan CTV News yang mengutip sejumlah sumber.
Charette tidak memberikan ultimatum kepada Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, tetapi Greer memahami potensi konsekuensi dari penerapan tarif lebih lanjut, menurut laporan yang terbit pada Rabu (12/8).
Sebelumnya pada Selasa (11/8), Menteri Perdagangan Kanada-AS dan Urusan Antarpemerintah Dominic LeBlanc, Charette, dan Greer bertemu di Washington.
Kedua negara disebut sedang menyusun perjanjian perdagangan untuk diajukan kepada Presiden AS Donald Trump pekan depan, menurut laporan CBC News.
Pada 20 Juli, Trump menandatangani tiga proklamasi untuk mengenakan tarif tambahan sebesar 50 persen terhadap sejumlah produk Kanada sebagai respons atas dugaan "perlakuan diskriminatif" Ottawa terhadap produk-produk buatan AS. Tarif baru tersebut akan resmi berlaku mulai 19 Agustus.
Menyusul ancaman tersebut, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan kesepakatannya dengan Trump untuk mengintensifkan negosiasi menuju kesepakatan perdagangan.
Sebelumnya, sang perdana menteri telah menegaskan bahwa Ottawa memiliki berbagai opsi untuk merespons jika tarif tersebut benar-benar diberlakukan AS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS tolak perpanjang pakta perdagangan dengan Kanada, Meksiko
Baca juga: PM Carney: Kanada punya banyak opsi jika AS terapkan tarif tambahan
Baca juga: Trump minta Kanada tanggung biaya asap kebakaran hutan via tarif impor
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































