Pandeglang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan menemukan sejumlah benda saat melakukan pencarian delapan warga yang hilang kontak saat memantau Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto di Pandeglang, Banten, Minggu mengatakan benda-benda tersebut ditemukan oleh sejumlah unsur SAR yang melakukan penyisiran di beberapa sektor pencarian.
Pada Sektor V, ia menyampaikan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk melakukan pencarian selama sekitar sembilan jam.
Baca juga: Polda Banten pastikan temuan SAR bukan milik lima jurnalis hilang kontak
"Dalam penyisiran tersebut, KRI Teluk Gilimanuk menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye dan satu terpal pada pukul 08.55 WIB," paparnya.
Selanjutnya, di Sektor W, yakni KAL Anyer melakukan pencarian selama sekitar sembilan jam di sekitar Teluk Belimbing, Lampung. Petugas menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye pada pukul 09.45 WIB.
Temuan lainnya diperoleh KM Bima yang melakukan pencarian bersama RIB 02 Banten dan KM Garuda di sekitar pulau Gunung Anak Krakatau. Ketiga kapal tersebut menyisir area yang sama.
"KM Bima menemukan satu jaket pelampung berwarna oranye di sekitar Pulau Rakata pada pukul 09.58 WIB," ucapnya.
Sementara itu, RIB 02 Basarnas Lampung yang melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sebesi menemukan satu terpal serta satu galon sekitar pukul 10.15 WIB di area selatan penyisiran Pulau Sangiang.
"Untuk keseluruhan pelaksanaan operasi SAR hari ini, objek-objek tersebut telah kami serahkan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian, untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," kata Rizky.
Selain temuan tersebut, sejumlah unsur SAR lainnya belum menemukan petunjuk keberadaan delapan warga yang dicari.
Baca juga: Tim SAR temukan jeriken minyak hari kelima pencarian jurnalis
Baca juga: Tim SAR masih dalami temuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau
Delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Lima diantaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.
Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.
Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka.
Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































