SAR gabungan cari nelayan tenggelam di perairan New Port Makassar 

4 hours ago 3

Makassar (ANTARA) - Tim SAR gabungan memperluas pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang diduga tenggelam di wilayah Perairan New Port Makassar Kawasan Pelindo, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Memasuki hari ketiga operasi SAR, kami memperluas sektor pencarian hingga 12 nautical mile dari titik awal kejadian," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Andi Sultan, di Makassar, Selasa.

Korban diketahui bernama Hery (43), seorang nelayan berangkat melaut pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 04.30 WITA. Namun hingga waktu yang biasanya pulang, korban tidak kembali.

Keluarga bersama masyarakat setempat mencari dia dan hanya menemukan perahu korban dalam kondisi tanpa awak. Atas kejadian itu,segera dilaporkan ke Kantor Basarnas Makassar.

"Pencarian Tim SAR gabungan dibagi menjadi lima SRU dengan melakukan penyisiran laut dan pesisir secara paralel untuk memaksimalkan upaya pencarian," katanya menjelaskan.

Ia menjelaskan, pencarian difokuskan pada sektor barat, utara, hingga barat laut Perairan Paotere dengan mengerahkan berbagai alat berlayar di laut, termasuk Rigid Buoyancy Boat, Rigid Inflatable Boat, rubber boat, serta unsur penyisiran darat di pesisir Pantai Rade.

"Kondisi cuaca hari ini hujan ringan, namun masih memungkinkan untuk operasi. Ratusan personel gabungan ikut terlibat dalam upaya pencarian hari ketiga, semoga korban dapat segera ditemukan," tuturnya. tambahnya.

Sultan menyampaikan selain pencarian menggunakan perahu karet menyisir lokasi, tim SAR gabungan juga menggunakan drone untuk melakukan pemantauan di sektor yang telah ditentukan.

"Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar korban dapat segera ditemukan. Setiap informasi dari warga sangat berarti dan akan segera kami tindak lanjuti," katanya menambahkan.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD Makassar, Polairud, Polsek Paotere, Polsek Ujung Tanah, Damkar Kota Makassar, Tagana, IEA, Sar Marteam, dan Brigade Gojek.

Hingga pencarian sore ini dengan menurunkan personel gabungan, korban masih belum ditemukan dan dalam status dalam pencarian. Operasi SAR akan terus berlangsung selama tujuh hari sesuai dengan aturan.

Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |