Jakarta (ANTARA) - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan tim nasional hoki lapangan putra Indonesia melaju ke semifinal babak Kualifikasi Asian Games 2026 sekaligus meraih tiket ke Asian Games Nagoya 2026.
"Congratulation atas keberhasilan timnas hockey field putra Indonesia melangkah ke semifinal dan memastikan tiket ke Asian Games Nagoya 2026. Dan, saya juga mengucapkan selamat bergabung dengan Kontingen Indonesia," kata Okto, panggilan karibnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Dengan keberhasilan tersebut, timnas hoki lapangan putra mencatat untuk kedua kalinya lolos ke Asian Games melalui babak kualifikasi. Sebelumnya, timnas hoki lapangan putra Indonesia lolos dari babak kualifikasi saat tampil pada Asian Games Hangzhou 2022.
Okto juga berharap, timnas hoki lapangan putri bisa mengikuti jejak timnas hoki lapangan putra saat tampil pada babak kualifikasi Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Stadion Hockey Field Senayan, Jakarta pada 20-30 April 2026.
Timnas hoki lapangan putra Indonesia melangkah ke semifinal sekaligus menyegel tiket ke Asian Games 2026 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 dalam pertandingan terakhir Pool A Kualifikasi Asian Games 2026 yang berlangsung di Royal Thai Air Force Hockey Field, Bangkok, Thailand, Senin (6/4).
Pada pertandingan semifinal yang akan dimainkan pada Jumat (9/4), timnas hoki lapangan putra Indonesia akan menghadapi pimpinan klasemen Pool B, Sri Lanka yang tampil tak terkalahkan dengan mengoleksi 12 poin. Sementara, Oman akan menghadapi runner-up Pool B, Uzbekistan yang mengantongi lima poin.
"Mudah-mudahan timnas hockey field putra bisa melangkah ke final dan merebut gelar juara di kualifikasi Asian Games 2026," ujar Okto.
Baca juga: Hoki lapangan putra Indonesia segel tiket Asian Games 2026
Baca juga: Hoki putra Indonesia fokus ke semifinal Kualifikasi Asian Games 2026
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































