Rimini Street: Modernisasi ERP Jadi Kunci Maksimalkan Adopsi AI di Dunia Usaha

1 day ago 3

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan penyedia layanan dukungan dan optimalisasi sistem enterprise, Rimini Street, menilai keberhasilan adopsi kecerdasan artifisial (AI) di dunia usaha tidak ditentukan semata oleh penggunaan teknologi terbaru, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan memaksimalkan sistem enterprise resource planning (ERP) yang telah dimiliki.

CEO Rimini Street Seth Ravin mengatakan banyak perusahaan saat ini menghadapi dilema antara tuntutan untuk mempercepat inovasi digital dan keterbatasan anggaran di tengah tekanan ekonomi global.

"Banyak CIO dan CFO dituntut mempercepat inovasi, tetapi dengan anggaran yang semakin terbatas. Inovasi tidak selalu harus dimulai dari investasi terbesar. Langkah paling strategis justru mengevaluasi kembali bagaimana anggaran teknologi digunakan agar benar-benar menghasilkan nilai bisnis," kata Ravin dalam keterangannya.

Menurut dia, anggapan bahwa modernisasi harus dilakukan dengan mengganti seluruh sistem enterprise merupakan kekeliruan yang masih sering terjadi. Sistem ERP, aplikasi keuangan, maupun aplikasi operasional inti yang telah digunakan selama bertahun-tahun umumnya masih dapat mendukung operasional perusahaan apabila dikelola dengan baik.

Rimini Street menilai organisasi dapat mempercepat implementasi AI, otomatisasi, dan analitik tanpa harus mengganti seluruh sistem inti, sehingga biaya investasi dan risiko implementasi dapat ditekan.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan dapat mempertahankan sistem ERP yang masih stabil sekaligus mengalokasikan penghematan biaya untuk mendukung pengembangan AI, keamanan siber, serta berbagai inisiatif transformasi digital lainnya.

Rimini Street juga menilai pengembangan ekosistem AI nasional memerlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan. Menurut perusahaan, peningkatan kualitas talenta digital, tata kelola data, serta infrastruktur teknologi menjadi faktor penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi digital.

Selain itu, pengembangan model bahasa besar atau large language models (LLM) dinilai perlu didukung kebijakan yang mendorong kemandirian teknologi, keamanan data, dan peningkatan produktivitas sektor usaha maupun pelayanan publik.

Rimini Street berpandangan transformasi digital pada akhirnya tidak hanya diukur dari seberapa cepat organisasi mengadopsi AI, tetapi dari kemampuan memanfaatkan investasi teknologi secara efektif untuk membangun bisnis yang lebih efisien, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |