Istanbul (ANTARA) - Ribuan orang mengungsi setelah kebakaran besar melanda sebuah pulau kecil di Filipina selatan.
Kebakaran dimulai sekitar pukul 21.30 pada Selasa malam (3/2), kata seorang warga asli Lamion, Bongao di provinsi Tawi-Tawi, wilayah Bangsamoro kepada Anadolu.
Pihak berwenang setempat memperkirakan lebih dari 1.000 rumah kecil terbakar sementara sekitar 5.000 orang terpaksa mengungsi ke tempat lain.
Sebuah video yang dibagikan di halaman Facebook perusahaan media sosial AS oleh S/B F&M SeaJet menunjukkan kobaran api besar yang melalap habis wilayah tersebut yang memiliki rumah-rumah terapung.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
"Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran," kata warga tersebut, yang ingin tetap anonim.
Dia mengatakan orang-orang di pulau itu menyimpan bensin dan barang-barang bahan bakar lainnya yang diimpor dari Malaysia.
"Itu juga bisa menjadi alasan terjadinya kebakaran besar yang melanda wilayah tersebut, tetapi penyebab kebakaran itu masih belum diketahui," kata warga tersebut.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Kebakaran kapal feri di Filipina tewaskan 10 orang
Baca juga: Filipina padamkan kebakaran lima jam di RS perawatan pasien COVID
Baca juga: KJRI Davao City salurkan bantuan bagi korban kebakaran Bangaray Ilang
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































