Diplomasi digital Indonesia raih penghargaan internasional di Swiss

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa (PTRI Jenewa) mendapat penghargaan dari Geneva Engage Awards ke-11 atas upaya menyampaikan aktivitas diplomasi secara lebih mudah dipahami, relevan, dan kontekstual.

Penghargaan tahunan yang diselenggarakan pada 3 Februari oleh Geneva Internet Platform (GIP) dan DiploFoundation itu menganugerahi PTRI Jenewa sebagai juara pertama pada kategori Permanent Representations, kata pernyataan PTRI yang diterima di Jakarta, Rabu.

Diplomasi digital merupakan instrumen strategis diplomasi publik Indonesia untuk memperkuat transparansi, menjangkau publik yang lebih luas, serta mendekatkan proses multilateral dengan kepentingan masyarakat melalui pemanfaatan platform digital.

Duta Besar Achsanul Habib selaku Deputi Wakil Tetap I, menekankan bahwa penghargaan ini bukan semata tentang kehadiran digital, melainkan cerminan dari upaya PTRI Jenewa menerjemahkan isu-isu multilateral yang kompleks menjadi narasi yang mudah dipahami publik.

Menurutnya, diplomasi digital kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari cara Indonesia merepresentasikan diri di forum internasional.

Pengakuan itu juga disebutnya sejalan dengan indikator kinerja PTRI Jenewa yang menempatkan pengelolaan media sosial dan platform digital sebagai bagian dari strategi diplomasi publik Indonesia

Dubes Achasnul menuturkan bahwa penguatan diplomasi digital mendorong perwakilan Indonesia untuk menyampaikan aktivitas diplomasi dalam bahasa yang lebih mudah dipahami masyarakat.

Melalui pemanfaatan platform digital, lanjutnya, isu-isu multilateral yang sering kali terasa jauh dan teknis dapat dihadirkan secara lebih relevan, sehingga publik dapat melihat keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari.

Geneva Engage Awards merupakan agenda tahunan yang telah diselenggarakan sebanyak sebelas kali oleh GIP, sebuah platform yang dibentuk oleh Departemen Luar Negeri Federal Swiss (FDFA) dan Kantor Komunikasi Federal Swiss (OFCOM) Swiss, serta dikelola oleh DiploFoundation, organisasi yang berfokus pada penguatan tata kelola internet dan diplomasi digital global.

Dalam kategori Permanent Representations, PTRI Jenewa dinilai paling unggul di antara sembilan perutusan tetap negara lainnya yang masuk dalam nominasi, termasuk perwakilan dari negara-negara dengan tradisi diplomasi digital yang kuat seperti Prancis, Inggris, Italia, dan Rusia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja diplomasi digital Perwakilan, yang dinilai melalui analisis kuantitatif terhadap jangkauan media sosial, aksesibilitas situs web, serta relevansi konten digital institusi di Jenewa selama periode penilaian 1 Januari hingga 15 Desember 2024.

Baca juga: Transformasi digital ANTARA dan babak baru diplomasi informasi RI

Baca juga: Kemlu RI ajak generasi muda perkuat diplomasi digital

Baca juga: Peran Pos Indonesia dalam diplomasi konektivitas Indo-Pasifik

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |