Ratusan warga Palu antusias nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026

1 week ago 5

Palu (ANTARA) - Ratusan warga Kota Palu antusias menghadiri nonton bareng (nobar) Bola Gembira Piala Dunia 2026 yang digelar Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Sulawesi Tengah di Lapangan Vatulemo, Minggu.

Nobar pertandingan Brasil vs Maroko itu menarik minat warga yang sedang menikmati hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di sekitar Kantor Wali Kota Palu.

Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Tengah Haris Zakaria mengatakan TVRI selaku pemegang resmi hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia, menggelar acara nonton bareng (nobar) selama penyelenggaraan turnamen empat tahunan itu.

"Kami ingin memberikan tontonan gratis untuk para pencinta sepak bola di Kota Palu," ujarnya.

Dia mengklaim Kota Palu menjadi daerah pertama yang melaksanakan nobar dari 34 daerah di seluruh Indonesia. Bahkan, acara nobar itu juga diselingi dengan berbagai permainan dan kuis dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.

Warga yang menyaksikan nobar Piala Dunia 2026 turut memberikan apresiasi kepada penyelenggara kegiatan yakni TVRI Sulteng. Mereka berharap, acara serupa dapat terus dilaksanakan hingga perhelatan piala dunia selesai.

"Sebagai stasiun televisi milik pemerintah, acara nonton bareng seperti ini sangat perlu untuk dilakukan di tempat-tempat publik," harap Wisnu, salah satu warga yang mengikuti nobar.

Program nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026 diharapkan mampu memberikan sarana hiburan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Melalui media sosial Instagram @tvrisulawesitengah masyarakat juga dapat mengakses informasi titik nobar lain di sejumlah daerah di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca juga: Kemeriahan "Semarak Bola Gembira" TVRI sambut Piala Dunia 2026

Baca juga: TVRI Jambi mencatat 31 titik nobar Piala Dunia 2026

Baca juga: LKBN ANTARA liput sisi lain Piala Dunia dengan mendalam

Pewarta: Fauzi
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |