Puluhan biksu ambil air berkah di Umbul Jumprit Temanggung

6 hours ago 1

Temanggung (ANTARA) - Puluhan biksu melakukan prosesi sakral yang menjadi bagian penting dalam perayaan Waisak 2570 BE/2026 dengan mengambil air berkah di Umbul Jumprit di Desa Tegalrejo, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Ketua Umum Majelis Mahayana Buddhis Indonesia Biksu Samanta Kusala Mahasthavira di Temanggung, Sabtu, menyampaikan pengambilan air berkah merupakan salah satu rangkaian utama dalam menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE/2026.

Baca juga: Para biksu ambil air berkah di Jumprit untuk Waisak di Borobudur

Prosesi pengambilan air berkah tersebut diselenggarakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan diikuti ratusan peserta yang terdiri atas anggota sangha, biksu, sramanera, serta perwakilan majelis-majelis agama Buddha dari berbagai daerah.

Dengan berjalan kaki dan membawa kendi, puluhan biksu menuju mata air. Kendi-kendi tersebut diisi air menggunakan gayung secara bersama-sama.

"Hari ini Walubi mengadakan kegiatan pengambilan air berkah dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE/2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian terbesar dalam perayaan Tri Suci Waisak," katanya.

Menurut dia, air berkah memiliki makna spiritual yang sangat penting dalam ajaran Buddha. Selain menjadi salah satu syarat utama dalam ritual keagamaan, air berkah juga melambangkan kejernihan, kebeningan, dan kesucian batin manusia.

"Air berkah memiliki makna kejernihan, kebeningan dan kesucian pikiran. Manusia harus memiliki kejernihan batin agar dapat memancarkan cinta kasih universal dan memberikan dampak positif bagi seluruh makhluk hidup," katanya.

Baca juga: 200 biksu ikuti prosesi pengambilan air berkah Waisak di Jumprit

Baca juga: Air berkah Waisak diambil di Umbul Jumprit

Ia menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 anggota sangha yang berasal dari 15 majelis Buddha yang tergabung dalam Walubi. Sebelum prosesi pengambilan air dilakukan, para peserta terlebih dahulu melaksanakan ritual dan doa bersama sesuai tradisi masing-masing majelis.

Setelah diambil dari sumber mata air Umbul Jumprit, air berkah selanjutnya dibawa menuju altar di Candi Mendut, Kabupaten Magelang, untuk disemayamkan dan disakralkan.

"Air berkah akan disemayamkan terlebih dahulu di Candi Mendut. Selanjutnya, besok akan dibawa secara karnaval menuju altar utama di Candi Borobudur sebagai bagian dari rangkaian puncak perayaan Waisak," katanya.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |