PU: Pembangunan infrastruktur belum terpengaruh ketegangan geopolitik

3 weeks ago 20

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan pembangunan infrastruktur belum terpengaruh oleh ketegangan geopolitik global yang terjadi saat ini.

"Untuk pembangunan sampai detik ini belum terpengaruh. Kalau untuk eskalasi harga, kita sudah sudah koordinasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)," ujar Dody di Jakarta, Selasa.

Terkait eskalasi harga material akibat kenaikan nilai tukar dolar AS dan harga minyak dunia dikarenakan ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini, Kementerian PU sudah membahas hal tersebut secara internal dan juga berdiskusi dengan beberapa asosiasi.

Kementerian PU sudah merangkum semua masukan dan diwakili oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi sudah disampaikan kepada LKPP.

Baca juga: AHY: Pembangunan konektivitas RI tak bisa hanya andalkan jalan tol

"Diwakili oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, sudah disampaikan ke LKPP. Nanti LKPP akan keluarkan surat edarannya seperti apa," kata Dody.

Kementerian PU saat ini sedang menunggu arahan dari LKPP terkait hal tersebut.

Dody mengatakan eskalasi harga pernah terjadi pada tahun 2022, sehingga hal tersebut bukanlah hal baru.

"Sama seperti tahun 2022, sudah pernah kejadian, jadi bukan hal yang baru. Iya, nanti pasti akan mengusulkan anggaran. Sudah pernah pada tahun 2022 kita sudah pernah melakukan itu," katanya.

Baca juga: DBS: Keberhasilan obligasi SMI prospek cerah infrastruktur nasional

Sebagai informasi, nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Selasa pagi seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi domestik.

Rupiah tercatat melemah 54,50 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.859 per dolar AS pada Selasa pagi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya sebesar Rp17.805 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova kepada ANTARA di Jakarta, Selasa, menilai pelemahan mata uang Garuda masih dipicu oleh ketidakpastian penyelesaian konflik antara AS dan Iran.

Menurut dia, situasi tersebut mendorong indeks dolar AS kembali menguat mendekati level psikologis 100 sekaligus meningkatkan ekspektasi kenaikan harga minyak dunia.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |