Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial X menampilkan video berdurasi 2 menit 30 detik yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah ketua umum partai politik, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra sekaligus Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta Ketua DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.
Unggahan tersebut menarasikan bahwa Presiden Prabowo bersama para ketua umum partai politik sedang menyikapi aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada 12 Juni 2026.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“NON MBG
PIDATO PANJANG LEBAR MENYIKAPI AKSI DEMO MAHASISWA KEMARIN (12.06.2026) TANPA BICARA SOAL MBG YG MERUPAKAN SALAH 1 TUNTUTAN MAHASISWA AGAR PROYEK MBG DIHENTIKAN KARENA UNFAEDAH & HANYA BUANG² UANG RAKYAT”
Namun, benarkah video tersebut merupakan pernyataan Presiden Prabowo dan para ketua umum partai politik yang menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa terkait Program MBG?
Unggahan video yang menarasikan Prabowo dan Ketum Parpol tanggapi demo MBG. Faktanya, narasi dalam unggahan tersebut tidak sesuai dengan konteks video aslinya. Video tersebut merupakan dokumentasi konferensi pers Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Minggu (31/8/2025), bukan pernyataan yang disampaikan untuk menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa pada 12 Juni 2026. (X)Penjelasan:
Berdasarkan penelusuran, narasi dalam unggahan tersebut tidak sesuai dengan konteks video aslinya.
Video tersebut merupakan dokumentasi konferensi pers Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Minggu (31/8/2025), bukan pernyataan yang disampaikan untuk menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa pada 12 Juni 2026.
Video tersebut identik dengan unggahan KompasTV berjudul “Presiden Prabowo: Para Ketum Parpol Ambil Langkah Tegas Anggota DPR Bikin Pernyataan Keliru”.
Dalam konferensi pers itu, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya menerima laporan dari para ketua umum partai politik mengenai langkah tegas yang diambil terhadap anggota fraksi di DPR yang dinilai menyampaikan pernyataan keliru.
Dalam pidato tersebut, Prabowo mengatakan bahwa langkah itu diambil sebagai respons terhadap aspirasi masyarakat. Tidak ada pembahasan mengenai aksi demonstrasi mahasiswa pada 12 Juni 2026 maupun tuntutan penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, terkait evaluasi Program MBG, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyarankan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menyempurnakan pelaksanaan program secara bertahap.
Menurut Luhut, dilansir dari ANTARA, implementasi bertahap diperlukan agar kendala di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum cakupan program diperluas.
Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut merupakan pernyataan Presiden Prabowo dan para ketua umum partai politik yang menanggapi aksi demonstrasi mahasiswa terkait MBG adalah informasi yang tidak benar atau menyesatkan karena menggunakan konteks video yang berbeda.
Klaim: Video Prabowo dan Ketum Parpol tanggapi demo MBG
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































