PTBA tekankan K3 nilai fundamental aktivitas operasional perusahaan

1 hour ago 3
Kami saat ini memiliki 1.681 pegawai organik yang direkrut secara transparan dan akuntabel dari seluruh Indonesia, dengan tetap memastikan keterwakilan tenaga kerja lokal,

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Bukit Asam (PTBA) Tbk Arsal Ismail menekankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai nilai fundamental dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan keberlanjutan.

“Bagi PTBA, keselamatan adalah fondasi operasional. Kami memastikan seluruh kegiatan bisnis dijalankan dengan standar K3 yang ketat untuk melindungi pekerja, mitra kerja, serta lingkungan sekitar,” kata Arsal dikutip dari keterangannya di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, ia mengatakan, komitmen ini terus diperkuat oleh perusahaan melalui pengawasan, pembinaan, dan keterlibatan aktif manajemen.

Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PTBA Ihsanudin Usman mengatakan, perusahaan memastikan inklusivitas sejalan dengan peningkatan pengelolaan sumber daya manusia dan K3 secara berkelanjutan.

Baca juga: Menaker: K3 harus menjadi budaya dan prioritas industri dan usaha

“Kami saat ini memiliki 1.681 pegawai organik yang direkrut secara transparan dan akuntabel dari seluruh Indonesia, dengan tetap memastikan keterwakilan tenaga kerja lokal,” kata Ihsanudin.

“Lebih dari 20 persen pegawai kami adalah perempuan, dan hampir 30 persen telah menduduki posisi struktural, mencerminkan komitmen kami terhadap kesetaraan dan pengembangan karier," ujarnya menambahkan.

Ia melanjutkan, mayoritas pegawai PTBA berasal dari generasi muda, Gen Z dan milenial, yang menjadi modal penting dalam mendorong transformasi dan budaya kerja yang adaptif.

Selain pegawai organik, operasional perusahaan juga didukung oleh lebih dari 16 ribu tenaga kerja kontraktor dan alih daya, sehingga penerapan standar K3 berlaku menyeluruh bagi seluruh ekosistem kerja PTBA.

Baca juga: Menaker: Penguatan aspek kesehatan untuk cegah kecelakaan kerja

Dalam aspek K3, PTBA telah menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3) sesuai PP Nomor 50 Tahun 2012 serta ISO 45001:2018 di seluruh unit perusahaan.

Program K3 dijalankan melalui dua pilar utama, yakni keselamatan kerja serta kesehatan dan lingkungan kerja, yang mencakup identifikasi bahaya dan penilaian risiko, inspeksi rutin, pembinaan K3, kesiapsiagaan darurat, hingga pemantauan kesehatan dan lingkungan kerja.

“Capaian kinerja K3 PTBA tercermin dari nilai Frequency Rate dan Severity Rate yang berada di bawah benchmark nasional. Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan hasil dari komitmen kolektif seluruh insan perusahaan dalam menjadikan keselamatan sebagai nilai utama,” ujar Ihsanudin.

Baca juga: PTBA perkuat komitmen jaga kinerja-keberlanjutan usaha pada 2026

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |