Jakarta (ANTARA) - PSIM Yogyakarta kehilangan banyak pemain pada laga kontra Madura United pada pekan ke-17 BRI Super League di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1).
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat, Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menjelaskan beberapa pemain harus absen karena cedera dan akumulasi kartu.
Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut mengatakan PSIM Yogyakarta harus kehilangan sang kapten Reva Adi karena akumulasi kartu kuning.
"Ya, saya rasa begitu. Berdasarkan regulasi, dia (Reva Adi) akan absen," kata Van Gastel.
Selain itu, ada dua pemain penting PSIM Yogyakarta yang absen karena cedera yaitu Anton Fase dan Yusaku Yamadera karena belum menunjukkan kemajuan berarti.
Baca juga: PSIM kalahkan Semen Padang 1-0 lewat penalti Ze Valente
Selain dua pemain tersebut, terdapat pemain yang masih dalam tahan pemulihan cedera seperti Harlan Suardi dan Donny Warmerdam, ditambah Andy Irfan yang cedera.
"Kondisinya masih sama, tidak ada peningkatan. Memang kita sudah melewati beberapa hari, tetapi pemulihan itu masih membutuhkan waktu beberapa minggu lagi," ungkap Van Gastel.
Setelah dipastikan kehilangan beberapa pemain, Van Gastel memastikan bahwa pertandingan menghadapi Madura United tidak akan berjalan mudah.
Mantan asisten pelatih klub Belanda Feyenoord itu meminta tim asuhannya meningkatkan performa serta mewaspadai performa tuan rumah yang kini tengah dalam tren cukup baik.
"Bagi kami ini akan menjadi pertandingan yang sulit lagi karena kami masih memiliki pemain yang absen. Jadi para pemain yang menit bermainnya sedikit bisa menunjukkan kemampuan mereka lagi," ujar Van Gastel.
"Madura setelah pelatihnya berganti, saya pikir mereka mulai bermain lebih baik. Mereka mengumpulkan lebih banyak poin, jadi bagi kami ini akan menjadi tantangan lagi," katanya.
Baca juga: Jadwal Super League: tersajinya laga besar Persib vs Persija
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































