Pram yakin Jakarta bisa jadi "role model" pendidikan di Indonesia

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini bahwa Jakarta bisa menjadi "role model" dalam bantuan dan peningkatan pendidikan di Indonesia.

“Jakarta saya yakin bisa menjadi role model pendidikan di Indonesia,” kata Pramono usai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Balai Kota Jakarta, Senin.

Pramono menegaskan bahwa program pendidikan masih menjadi prioritas utama di Jakarta. Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah jumlah sekolah swasta gratis tahun ini menjadi 103 sekolah.

Selain itu, program pendukung pendidikan di Jakarta lainnya seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) serta pemutihan ijazah juga terus dijalankan.

“Kami berkomitmen mulai menggratiskan sekolah swasta, 103 sekolah swasta yang ada di Jakarta. KJP, KJMU, pemutihan ijazah, perbaikan infrastruktur sekolah, tetap menjadi prioritas utama Jakarta,” paparnya.

Pramono juga sempat mengungkapkan peluang penambahan sekolah swasta gratis jika anggaran memungkinkan.

“Mudah-mudahan ke depan kalau kemudian ruang fiskal DPRD DKI Jakarta dapat menambah, pasti akan kami tambah (sekolah swasta gratis),” kata dia.

Tak hanya itu, Pramono pun mengatakan ke depan dapat menambah sekolah swasta yang berada di lingkungan Kementerian Agama yaitu Madrasah.

Saat ini, pihaknya juga sedang mengupayakan agar anak-anak di Jakarta dapat mengenyam pendidikan secara gratis di luar negeri melalui program LPDP khusus Jakarta.

Harapannya, program-program tersebut dapat meningkatkan pendidikan dan dapat menekan gini ratio di ibu kota. Sejauh ini, angka ketimpangan ekonomi atau gini ratio di ibu kota mengalami penurunan dari 0,441 menjadi 0,423.

Baca juga: Sekolah gratis diharapkan tekan jumlah anak tak sekolah di Jakarta

Baca juga: Rp253,6 M digelontorkan Pemprov, 103 sekolah swasta gratis di Jakarta

Baca juga: Atasi masalah anak tak sekolah, anggaran pendidikan DKI perlu ditambah

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |