Pram bahas pengembangan transportasi TOD modern dengan Shenzhen Metro

2 days ago 3

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membahas peluang pengembangan transit-oriented development (TOD) yang modern dan berkelanjutan untuk mendukung transportasi perkotaan di Jakarta bersama Shenzhen Metro Group di Guangdong, China.

“Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia. Shenzhen menjadi rujukan karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya,” kata Pramono dalam keterangan resminya, Jumat.

Dalam pertemuan itu, pria yang akrab disapa Pram itu menyoroti kesenjangan capaian antara kedua kota, yakni Shenzhen dan Jakarta.

Shenzhen Metro mampu mengangkut hingga 13 juta penumpang per hari dengan jaringan sekitar 635 kilometer (km), sementara MRT Jakarta saat ini melayani sekitar 128 ribu penumpang per hari.

Baca juga: Pramono ingin jumlah pengguna MRT Jakarta mencapai jutaan orang

Menurut Pram, kondisi tersebut menjadi pembelajaran penting untuk mempercepat pengembangan MRT dan kawasan TOD di Jakarta.

“Ini menjadi urgensi, karena mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari. MRT harus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi,” tutur Pramono.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro Group untuk pengembangan kawasan TOD serta pembangunan sistem transportasi terintegrasi di perkotaan.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menilai kerja sama itu memiliki nilai strategis dalam pengembangan sistem TOD.

Pengalaman Shenzhen, kata dia, dapat menjadi rujukan dalam membangun sistem operasional perkeretaapian yang terintegrasi.

“MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan,” ungkap Tuhiyat.

Baca juga: MRT siapkan rekayasa lalin saat konstruksi ruang di Stasiun HI

Baca juga: DKI integrasikan jalur MRT dan KRL lintasi kawasan Kota Tua

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |