Prabowo pantau erupsi Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik

3 hours ago 2
Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memastikan Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah terus memantau erupsi Gunung Anak Krakatau beserta dampaknya, termasuk sebaran abu vulkanik di wilayah sekitar.

"Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya," kata Qodari dalam konferensi pers pembaruan situasi terkini usai erupsi Gunung Anak Krakatau yang dipantau secara daring dari Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan lembaga terkait, seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terus memperbarui informasi mengenai kondisi terkini.

Baca juga: Badan Geologi: Abu vulkanik Anak Krakatau tersebar ke lima provinsi

Pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait juga terlibat dalam pemantauan serta penanganan dampak erupsi berdasarkan data dari lembaga teknis terkait.

Menurut Qodari, langkah mitigasi telah dilakukan, termasuk penyesuaian aktivitas transportasi sebagai bagian dari upaya mengantisipasi dampak erupsi.

"Keselamatan dan keamanan masyarakat adalah prioritas utama dari Bapak Presiden dan pemerintah," ujarnya.

Terkait kondisi tersebut, Qodari mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada selama hujan abu vulkanik masih terjadi.

Baca juga: Sembilan penerbangan alami penundaan di Bandara YIA

Sesuai imbauan Kementerian Kesehatan, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga diminta menutup jendela dan kaca untuk mencegah abu vulkanik masuk ke dalam ruangan.

Selain itu, warga di wilayah terdampak diimbau menyediakan air bersih dan membersihkan wajah setelah kembali dari luar rumah.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan menutup sementara empat bandara di Banten, Jakarta, dan Lampung akibat sebaran abu vulkanik di ruang udara.

Empat bandara tersebut, yakni Bandara Soekarno-Hatta yang ditutup pada 02.08–09.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma pada 07.20–10.00 WIB, Bandara Radin Inten II Lampung pada 04.18–10.00 WIB, serta Bandara Budiarto Curug pada 06.48–09.30 WIB.

Baca juga: Wali Kota Tangerang keluarkan instruksi terkait abu Anak Krakatau

Baca juga: KAI: Erupsi Anak Krakatau tidak berdampak pada perjalanan KA

Baca juga: DKI imbau warga tenang, waspada hoaks terkait informasi abu vulkanik

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |