Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Barat memperkuat peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) melalui kegiatan workshop bertajuk "Tentang Kita", Kamis.
Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Barat, Dian Anggraini Susanthy, menyebut bahwa workshop itu menjadi wadah bagi pengurus dan perwakilan PIK-R untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terkait berbagai isu remaja sebagai bekal dalam mendukung tumbuh kembang dan perencanaan masa depan.
"Masa remaja merupakan fase penting dalam mengenali diri, membangun relasi, menentukan pilihan, dan mempersiapkan masa depan. Remaja merupakan bagian penting dalam pembangunan bangsa," kata Dian saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, remaja tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ruang yang aman untuk berdiskusi, berekspresi, mendapatkan pendampingan, dan belajar mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Keberadaan PIK-R di Jakarta Barat, kata Dian, menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung pengembangan dan pemberdayaan remaja. Berdasarkan data New SIGA 2026, tercatat 216 PIK-R di Jakarta Barat yang berada pada jalur pendidikan dan jalur masyarakat.
Baca juga: Jakbar bentuk Pusat Informasi Konseling Remaja di sekolah
“Angka ini bukan sekadar data administratif, tetapi merupakan gambaran bahwa terdapat ratusan ruang dan wadah yang dapat menjadi tempat bagi remaja untuk belajar, berkonsultasi, berbagi pengalaman, serta mengembangkan potensi dirinya,” katanya.
Melalui PIK-R, remaja diharapkan tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, keterampilan hidup, serta kemampuan menghindari berbagai perilaku berisiko.
Dian berharap workshop “Tentang Kita” tidak berhenti pada penyampaian materi. Ia mendorong peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman.
“Jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk bertanya, berdiskusi, saling berbagi pengalaman, dan memahami bahwa setiap remaja memiliki cerita, tantangan, serta proses tumbuh yang berbeda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dian berpesan agar para peserta mengenali diri, memahami pilihan, dan merencanakan masa depan. Ia juga mengingatkan remaja untuk tidak takut bertanya dan tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi persoalan.
“Kenali diri, kenali pilihan, dan rencanakan masa depan. Jangan takut untuk bertanya, jangan ragu untuk mencari bantuan ketika menghadapi masalah, dan jangan pernah merasa bahwa suara kalian tidak penting,” tuturnya.
Baca juga: Pemkot Jakbar dorong warga lapor terkait kekerasan perempuan-anak
Baca juga: Sudin PPAPP Jakbar sosialisasikan Sekolah Siaga Kependudukan
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































