Jakarta (ANTARA) - Pondok Pesantren Darunnajah bersama Rene Turos Grup memperkokoh ekosistem literasi santri dengan memperkuat Universitas Darunnajah Press (UDN Press) yang merupakan penerbit di lingkungan kampus tersebut menjadi penerbit profesional.
“Kami tidak ingin UDN Press hanya menjadi penerbit internal kampus, tetapi tumbuh menjadi penerbit yang profesional, mampu menghasilkan karya berkualitas,” kata Ketua Yayasan Darunnajah KH Hadiyanto Arief di Jakarta, Sabtu.
Dia berharap agar penerbit di Universitas Darunnajah ke depan memiliki akses untuk masuk ke pasar buku yang lebih luas, bahkan pasar global.
“Menjadi penerbitan yang profesional, tidak hanya melayani kebutuhan internal kampus, tetapi juga mampu menjangkau pasar nasional hingga global,” ujar Hadiyanto.
Menurut dia, penerbitan memiliki peran penting dalam memperkuat tradisi intelektual dan gagasan yang lahir dari lingkungan pendidikan, sehingga perlu mendapat dukungan dalam pengembangan naskah, penyuntingan, penerbitan, serta distribusi agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Baca juga: Santri jadi alumni Lemhanas bukti keberhasilan pendidikan holistik
Untuk itu, Rene Turos Group berkomitmen mendampingi penguatan kelembagaan UDN Press, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan, program magang, serta penerbitan buku akademik.
“Kami akan mengembangkan berbagai aktivitas untuk mempertemukan penulis, karya, dan pembaca, antara lain bedah buku, workshop, podcast literasi, serta program kreatif lainnya,” tutur Hadiyanto.
Serangkaian kerja sama, kata dia, dilakukan dalam pengembangan penerbitan, percetakan, sumber daya manusia, karya akademik, serta berbagai kegiatan literasi.
Hadiyanto mengatakan dunia pesantren memiliki kekayaan gagasan dan tradisi intelektual yang besar dan tantangannya, yaitu bagaimana kekayaan tersebut dikembangkan menjadi karya yang berkualitas dan dapat menjangkau pembaca yang lebih luas.
Upaya itu kemudian menjadi salah satu fokus kerja sama Pondok Pesantren Darunnajah dengan Rene Turos Group.
“Kami sepakat berkolaborasi dalam pengembangan penerbitan, percetakan, sumber daya manusia, karya akademik, serta berbagai kegiatan literasi,” ungkap Hadiyanto.
Baca juga: Ratusan santri pondok pesantren di Jakbar ikuti CKG
Sementara itu, CEO Rene Turos Group Luqman Hakim Arifin mengatakan tantangan industri penerbitan saat ini bukan sekadar menghasilkan banyak judul, melainkan menghadirkan buku yang berkualitas sekaligus relevan dengan kebutuhan pembaca.
“Tugas kami adalah bagaimana gagasan-gagasan itu bisa diolah menjadi produk literasi yang relevan, menarik, dan benar-benar dibutuhkan pembaca,” tegas Luqman.
Dia menilai keberhasilan sebuah buku tidak hanya ditentukan oleh kualitas gagasan, tetapi juga oleh kemampuan penerbit memahami pembacanya.
"Produk literasi yang baik bukan hanya yang bagus menurut penulis, tetapi harus related dengan pembacanya," ungkap Luqman.
Untuk itu, pihaknya ingin bersama-sama mengembangkan produk literasi santri dan pesantren yang kontekstual, tepat sasaran, dan berpeluang menjangkau audiens yang lebih luas.
Kolaborasi tersebut, sambung Luqman, pada akhirnya diarahkan untuk membangun ekosistem penerbitan yang lebih lengkap, mulai dari pengembangan penulis dan naskah, proses editorial, penerbitan, pemasaran, hingga distribusi.
Dalam jangka panjang, kerja sama itu diharapkan dapat membuka ruang yang lebih besar bagi karya intelektual santri dan akademisi perguruan tinggi Islam untuk hadir di ruang publik dan menjangkau pembaca lintas generasi.
“Kami berharap penerbitan dapat menjadi salah satu jembatan antara tradisi keilmuan, pengetahuan, dan kebutuhan masyarakat pembaca,” imbuh Luqman.
Baca juga: Ponpes Darunnajah buka tahun ajaran baru dengan Khutbatul 'Arsy
Baca juga: Santri Pesantren Darunnajah nikmati daging sapi kurban dari Prabowo
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































