Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) guna mempercepat pemulihan dan revitalisasi satuan pendidikan pascabencana di wilayah Sumatera.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan PKS tersebut ditujukan untuk mempercepat revitalisasi sekolah pascabencana dengan kategori rusak berat hingga relokasi.
“Kami berharap dengan kerja sama ini bisa segera mempercepat penyelesaian pembangunan sekolah-sekolah rusak berat dan relokasi di tiga provinsi yang terdampak bencana kemarin,” kata Wamendikdasmen Fajar di Jakarta pada Jumat.
Ia menyebutkan jumlah pembangunan satuan pendidikan dengan kategori rusak tersebut mencapai 267 sekolah yang tersebar di tiga provinsi, dengan target penyelesaian seluruhnya diperkirakan pada bulan Oktober 2026.
Baca juga: Kemendikdasmen luncurkan portal verifikasi SHTKA perkuat akuntabilitas
"Target kami itu bulan Oktober itu akan selesai. Tim sangat optimistis bisa menyelesaikan dalam waktu yang sudah kita targetkan," katanya.
Ia menyampaikan pemerintah terus mendorong percepatan revitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat bencana alam beberapa bulan lalu sehingga para murid dapat kembali belajar dengan fasilitas yang lebih baik.
Adapun dalam laporannya, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen) Kemendikdasmen Gogot Suharwoto juga menyampaikan pelibatan TNI dalam percepatan rehabilitasi sekolah didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis, antara lain kebutuhan percepatan rehabilitasi dalam kondisi darurat, kemampuan mobilisasi sumber daya dan logistik di wilayah sulit dijangkau, kapasitas rekayasa lapangan dan dukungan konstruksi darurat, serta penguatan ketahanan layanan publik strategis seperti pendidikan.
“Melalui kerja sama dengan TNI kita akan melaksanakan rehabilitasi pada 267 satuan pendidikan dengan kategori rusak berat dan yang memerlukan relokasi,” kata Gogot.
Baca juga: Kemendikdasmen percepat pemulihan layanan pendidikan pascabencana
Pada kesempatan yang sama, Asisten Teritorial (Aster) TNI AD Mayjen Rachmad Zulkarnaen menerangkan pihaknya siap melibatkan Komando Daerah (Kodam) Militer di tiga provinsi untuk perbaikan sekolah terdampak bencana tersebut.
“Penandatangan kontrak dengan Kemendikdasmen nantinya dilanjutkan ke wilayah, dalam hal ini ada Komando Daerah Militer (Kodam) yang berada di tiga provinsi terdampak. Sebelumnya kami juga sudah berupaya mempercepat pelaksanaan rehabilitasi sekolah ini yang diinisiasi oleh Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat,” ujar Mayjen Rachmad.
Ia menambahkan dalam prosesnya personel yang diterjunkan akan sesuai dengan kebutuhan proses pembangunan sekolah sehingga berharap seluruh proses pembangunan sekolah akan berjalan lancar dan tepat waktu.
"Kita harapkan dengan kesepakatan ini, semua berjalan dengan semestinya," ujarnya.
Baca juga: Mendikdasmen rancang budaya sekolah aman jaga kesehatan jiwa siswa
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































