Pengelola sebut 3.440 pemilir tiba di Jakarta via Terminal Pulo Gebang

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) -

Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG) Jakarta Timur mengatakan sebanyak 3.440 pemilir dan 487 unit bus tercatat tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, hingga Kamis (26/3) siang.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi kedatangan sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB. Arus kedatangan penumpang diperkirakan masih akan terus meningkat hingga malam hari.

“Pada saat ini, 26 Maret, bus yang tiba itu 487 unit, sedangkan penumpangnya 3.440 orang. Masih mengalir sampai sekarang di area kedatangan,” ujar Komandan Regu (Danru) Terminal Terpadu Pulogebang Badman Harahap saat ditemui di Jakarta, Kamis.

Ia menyebut jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Pada Rabu (25/3), tercatat sebanyak 4.340 penumpang tiba dengan 626 bus.

Menurut dia, tren arus balik saat ini terus menguat. Bahkan, hingga tengah hari saja jumlah penumpang sudah mendekati angka 4.000 orang.

“Ini makin ramai. Dari jam 00.00 sampai 12.00 WIB sudah melewati 3.000, hampir 4.000 penumpang,” katanya.

Badman memperkirakan jumlah pemilir yang tiba di Terminal Pulo Gebang pada Kamis masih akan bertambah hingga mencapai 5.000 hingga 6.000 orang sampai tengah malam.

Lebih lanjut, ia memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan, tepatnya pada 28-29 Maret 2026. Hal itu seiring dengan akan dimulainya kembali aktivitas perkantoran dan sekolah di DKI Jakarta pada 30 Maret.

“Prediksinya ramainya puncak di tanggal 28-29 (Maret). Karena tanggal 30 (Maret) di DKI sudah mulai aktif kembali,” ujar dia.

Selain arus balik reguler, Terminal Pulo Gebang juga akan menerima kedatangan peserta program mudik gratis (mutis) dalam waktu dekat, yang diperkirakan turut menambah kepadatan di area kedatangan.

Dari sisi fasilitas terminal, Badman menyebut tidak ada penambahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, menurut dia, pihak terminal memastikan seluruh layanan tetap beroperasi optimal, mulai dari penginapan, layanan kesehatan 24 jam, hingga area bermain anak.

Untuk mendukung kelancaran arus penumpang, pengelola terminal juga menyiagakan sekitar 85 personel gabungan setiap hari, yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, hingga Satpol PP.

Selain itu, koordinasi dengan layanan transportasi lanjutan seperti TransJakarta juga terus diperkuat, termasuk operasional 24 jam untuk melayani penumpang yang tiba pada malam hingga dini hari.

Badman menegaskan, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti selama periode arus mudik dan balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang.

Berbagai langkah antisipasi juga telah dilakukan untuk mengurai kepadatan, termasuk pengaturan ruang tunggu yang dilengkapi pendingin ruangan (AC) hingga fasilitas lain.

“Persiapannya sudah matang, jadi sejauh ini tidak ada kendala,” ujar dia.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |