Jasindo ingatkan pentingnya perlindungan perjalanan usai mudik

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Asuransi Jasindo mengingatkan masyarakat akan pentingnya perlindungan dalam perjalanan di tengah tingginya mobilitas dan potensi risiko di jalan selama puncak arus balik Lebaran 2026.

"Setelah berpartisipasi dalam program 'Mudik Nyaman Bersama BUMN' bersama Indonesia Financial Group (IFG) Group, Asuransi Jasindo menilai perlindungan perjalanan tetap krusial, tidak hanya saat mudik, tetapi juga ketika arus balik," kata Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Pihaknya menyampaikan bahwa fase arus balik memiliki karakteristik risiko yang berbeda, terutama akibat kondisi fisik pemudik yang cenderung menurun setelah perjalanan panjang.

Faktor kelelahan, penurunan konsentrasi, serta lonjakan volume kendaraan dinilai menjadi kombinasi yang perlu diantisipasi secara serius.

"Dalam kondisi ini, perlindungan asuransi menjadi penting untuk memberikan rasa aman selama perjalanan," ujar Brellian.

Berdasarkan data Korlantas Polri, periode arus mudik dan balik Lebaran secara konsisten menjadi salah satu momen dengan tingkat kecelakaan lalu lintas tertinggi dalam setahun, yang didominasi oleh faktor human error seperti kelelahan dan kurangnya kewaspadaan.

"Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko tersebut, dalam program mudik bersama, Asuransi Jasindo bersama entitas IFG Group memberikan perlindungan kecelakaan diri dengan nilai pertanggungan hingga Rp 100 juta, yang mencakup risiko meninggal dunia, cacat tetap total, serta biaya perawatan dan pengobatan akibat kecelakaan," ungkap dia.

Menurut Brellian, momentum arus balik menjadi pengingat bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi perjalanan masih perlu terus diperkuat, terutama di tengah tingginya mobilitas musiman seperti Lebaran.

Ke depan, lanjutnya, Asuransi Jasindo akan terus mendorong peningkatan literasi asuransi sekaligus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah diakses oleh masyarakat.

"Asuransi seharusnya menjadi bagian dari perencanaan perjalanan, bukan sekadar pilihan tambahan. Dengan perlindungan yang memadai, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang di tengah berbagai potensi risiko," ucapnya.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |