Pemprov Sulut distribusikan 10 ton beras bagi korban banjir Pulau Siau

12 hours ago 5

Manado (ANTARA) -

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendistribusikan 10 ton beras, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya untuk korban banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro menggunakan KM Gajah Laut.

‎"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan empati dan kepedulian, termasuk Pemerintah Kota Tomohon, relawan, serta dinas-dinas di lingkungan Pemprov Sulut yang terus bahu-membahu membantu korban bencana," kata Gubernur Sulut Yulius Selvanus di Manado, Jumat.

Distribusi bantuan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan bencana alam yang melanda wilayah kabupaten kepulauan tersebut.

‎‎Pelepasan bantuan dilakukan di Posko Bantuan Pemprov Sulut yang berlokasi di kantor gubernur. Ini merupakan gelombang keempat yang dikirimkan sejak terjadinya bencana.

Direncanakan distribusi bantuan ke Pulau Siau tersebut akan menggunakan armada Bakamla RI zona tengah, KN Gajah Laut.

‎"Pemerintah daerah tidak akan berhenti berjuang meringankan beban masyarakat Siau yang hingga kini telah memasuki hari kelima pasca bencana. ‎Kita akan terus berjuang untuk meringankan beban masyarakat kita di sana,” ujarnya.

Baca juga: Banjir bandang terjang sejumlah permukiman di Pulau Siau-Sulut

‎Ia menjelaskan, selain fokus pada evakuasi dan hospitalisasi korban, kebutuhan logistik menjadi hal yang sangat mendesak, karena banyak warga yang kehilangan rumah serta harta benda akibat rusaknya pemukiman yang terdampak bencana.

‎“Beberapa warga kita kehilangan rumah, ada yang rusak berat, perlengkapan mereka hilang semua. Oleh karena itu, semua kebutuhan tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah bersama para relawan,” ungkapnya.

‎Selain itu, kata dia, terdapat empat pasien dari Siau yang akan dievakuasi ke Manado untuk mendapatkan penanganan medis khusus.

‎Sementara itu, proses rekonstruksi jalan di empat titik yang sempat tertimbun longsoran batu telah rampung dikerjakan.

‎“Pendataan rumah-rumah terdampak juga terus dilakukan. Tim sedang mengkaji apakah perlu dilakukan pemindahan sementara atau relokasi, tentu dengan kajian dan perencanaan yang matang agar langkah yang diambil benar-benar tepat,” katanya.

‎Gubernur Yulius menyampaikan terima kasih atas seluruh bantuan dan dukungan yang diberikan untuk meringankan penderitaan masyarakat Siau.

Baca juga: 693 warga sejumlah kampung mengungsi pascabanjir bandang di Pulau Siau

‎“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan untuk masyarakat kita di Siau,” katanya.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |