Pemprov Kalbar-TAF perkuat kolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan

3 weeks ago 19

Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) memperkuat kolaborasi dengan The Asia Foundation (TAF) dalam pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola lingkungan.

"Saya bersama CEO TAF Laurel Miller hari ini melakukan pertemuan untuk membahas penguatan sinergi program di berbagai sektor, meliputi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pemberdayaan perempuan, literasi digital, hingga tata kelola lingkungan," kata Gubernur Kalbar Ria Norsan di Pontianak, Kamis.

Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi jangka panjang TAF dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Barat, terutama di tengah tantangan geografis yang cukup kompleks.

Ia menyebutkan luas wilayah Kalbar yang mencapai sekitar 1,5 kali Pulau Jawa serta 2.046 desa dengan kondisi geografis yang beragam membutuhkan dukungan multipihak.

"Kami menghadapi keterbatasan anggaran dengan wilayah yang luas. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan IPM, terutama pada rata-rata lama sekolah yang masih didominasi lulusan SMP. Kami berharap ada dukungan konkret, khususnya untuk masyarakat putus sekolah melalui program literasi dan edukasi," tuturnya.

Baca juga: Kalbar dan Sarawak bahas kerja sama ekonomi dan konektivitas

Selain sektor pendidikan, isu keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Norsan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui penguatan regulasi perizinan sektor pertambangan dan perkebunan.

"Kami memperketat perizinan dan mendorong rehabilitasi lahan yang bertanggung jawab. Pihak ketiga yang terlibat harus memiliki komitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan," kata dia.

Sementara itu, Laurel Miller menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan mempererat kemitraan sekaligus menyelaraskan program TAF dengan prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Ia menyebutkan, TAF telah lama menjalankan berbagai program di Kalbar, mulai dari literasi digital, pemberdayaan perempuan, hingga perhutanan sosial.

“Kami melihat adanya keselarasan antara fokus Pemprov Kalbar dan misi kami. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi agar program-program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Laurel.

Baca juga: KJRI Kuching dan Pemprov Kalbar perkuat kerja sama perbatasan

TAF juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. TAF berharap dukungan pemerintah daerah untuk membuka akses hingga ke tingkat kabupaten/kota agar implementasi program dapat berjalan optimal.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |