Pemkot Kendari tetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi basah hingga 17 Mei 2026

3 months ago 63
  • Rabu, 13 Mei 2026 09:07 WIB

\Foto udara petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari membantu warga mengevakuasi perabotan di BTN Zelika Residence, Kelurahan Lepo-lepo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (12/5/2026). Pemerintah kota setempat menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi basah pada 11-17 Mei 2026 agar penanganan bencana berjalan dengan optimal dan terkoordinir setelah banjir melanda tujuh kecamatan di Kota Kendari. ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU

Foto udara banjir merendam BTN Zelika Residence di Kelurahan Lepo-lepo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (12/5/2026). Pemerintah kota setempat menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi basah pada 11-17 Mei 2026 agar penanganan bencana berjalan dengan optimal dan terkoordinir setelah banjir melanda tujuh kecamatan di Kota Kendari. ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU

Foto udara banjir merendam pemukiman warga di kawasan Kali Wanggu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (12/5/2026). Pemerintah kota setempat menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi basah pada 11-17 Mei 2026 agar penanganan bencana berjalan dengan optimal dan terkoordinir setelah banjir melanda tujuh kecamatan di Kota Kendari. ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |