Donggala, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah, memangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 mencapai Rp140 miliar untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah itu.
"Pemangkasan anggaran itu dilakukan di sejumlah instansi di daerah ini mulai dari perjalanan dinas, kegiatan pelatihan yang bukan prioritas, hingga proyek yang tidak mendesak," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Rustam Efendi di Banawa, Sabtu.
Ia mengemukakan pemangkasan anggaran itu guna membantu pembiayaan Program MBG di daerah ini.
"Total APBD Kabupaten Donggala pada tahun 2025 sebesar Rp1,5 triliun dengan jumlah yang dipangkas mencapai Rp140 miliar," ucapnya.
Baca juga: Program MBG mulai dilaksanakan di sejumlah sekolah di Sulteng
Ia menuturkan dengan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat maka memberikan stimulus kepada pemerintah daerah untuk berinisiatif meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
"Justru ini menurut pandangan saya adalah sebuah motivasi positif bagi daerah khususnya, jadi daerah tidak terus berpikir untuk menunggu sumber pembiayaan itu dari APBN, tetapi bagaimana dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas apalagi ada kebijakan pemangkasan itu maka pemerintah daerah harus berinisiatif untuk mencari uang," ujarnya.
Menurut dia, pihaknya terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah dari semua sektor yang ada.
"Tugas kami saat ini bagaimana meningkatkan pendapat asli daerah dari berbagai sektor termasuk sektor pertanian yang memang bagian terpenting dari mendukung Program MBG," katanya.
Baca juga: Satgas Madago Raya Polda Sulteng kerahkan mobil dapur umum dukung MBG
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Donggala dimulai pada 17 Februari 2025.
Berdasarkan data yang masuk, target Program MBG melayani 59 ribu siswa dari tingkat PAUD/TK, sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Donggala.
Menurut dia, program itu nantinya juga menyasar ibu hamil.
"Laporan neraca pangan di Donggala, untuk ketersediaan bahan pangan dapat memenuhi kebutuhan program itu selama enam bulan ke depan," katanya.
Baca juga: Wakil Ketua MPR pantau kesiapan program MBG di Sulteng
Diketahui kebutuhan beras dalam MBG itu setiap harinya menghabiskan sekitar tujuh ton dengan jumlah penerima manfaat mencapai 59 ribu siswa dan ibu hamil di Kabupaten Donggala.
Pewarta: Moh Salam
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025