Pemkab Agam-BI gelar sekolah lapangan percepat pemulihan UMKM

2 hours ago 2

Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat menggelar sekolah lapangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempercepat pemulihan mereka dari dampak bencana hidrometeorologi di daerah itu.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha, Kecil dan Menengah (DKUKM) Agam Endrimelson di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan sekolah lapangan diadakan di Kecamatan Matur untuk pelaku UMKM.

"Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 29-30 Januari 2026 dengan peserta dari daerah terdampak," katanya.

Ia mengatakan sekolah lapangan bekerja sama dengan BI Sumbar ini, merupakan Program Dari Nagari (Desa) untuk Negeri (Daun).

Baca juga: Kementerian UMKM adakan layanan pemulihan UMKM di Sumut

Selama pelatihan, peserta dibekali strategi pengembangan usaha pasca-bencana, pengolahan produk berbasis komoditas lokal, serta penguatan manajemen dan ketahanan bisnis.

"Kami ingin UMKM tidak hanya bangkit secara fisik, tetapi juga secara kapasitas dan strategi usaha, mulai dari pengolahan produk hingga peningkatan nilai tambah komoditas lokal," katanya.

Ia mengakui kegiatan itu bagian dari program quick win Bl dalam mendorong stabilitas ekonomi dan pertumbuhan usaha lokal.

Hal itu, katanya, untuk mempercepat pemulihan UMKM terdampak bencana hidrometeorologi.

Ia berharap, program ini memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak, dan dapat direplikasi di nagari atau desa lain di Agam.

Pemkab Agam terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mendukung kebangkitan UMKM serta pemulihan ekonomi daerah.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Agam mencatat 1.406 UMKM terdampak banjir bandang, longsor, dan banjir melanda daerah itu pada 27 November 2025, dengan kerugian pelaku UMKM sekitar Rp220 miliar.

Pelaku UMKM yang terdampak bencana tersebut, antara lain akibat lokasi usaha mereka rusak dan akses menuju tempat mereka terputus. Dinas terkait telah melakukan penginputan data dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Baca juga: Kemenekraf bantu pemulihan kegiatan usaha di daerah terdampak bencana

Baca juga: Apindo sebut pentingnya upaya pemulihan usaha pascabencana

Pewarta: Altas Maulana
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |