Wamena (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pascaperang suku yang terjadi di daerah tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri RI Theophilus Lukas Ayomi yang diterima oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayawijaya Lekius Yikwa di Kantor Bupati Jayawijaya.
Baca juga: Warga Jayawijaya demonstrasi ke Posindo tanya bansos tunai
Theophilus Lukas Ayomi dalam keterangan tertulis yang diterima di Wamena, Selasa, mengatakan bantuan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang pelaksanaannya di lapangan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk.
“Kami atas nama Bapak Menteri Dalam Negeri, dalam pelaksanaan tugas di Kabupaten Jayawijaya yang dipimpin oleh Wamendagri, hari ini menyerahkan bantuan untuk penanganan korban konflik sosial yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran,” katanya.
Menurut dia, Kemendagri RI juga akan memberikan dukungan lanjutan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui asistensi dalam penyiapan administrasi untuk proses penanganan setelah konflik.
“Selanjutnya, kami akan membantu pemerintah daerah melalui asistensi dalam penyiapan administrasi untuk penanganan berikutnya,” ujarnya.
Dia menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar, antara lain beras, minyak goreng, mie instan, sarden, serta popok bayi.
“Seluruh bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban dan pengungsi yang saat ini masih berada di sejumlah lokasi penampungan,” katanya.
Baca juga: Polisi menduga kadistrik Wouma jual empat ton beras bansos
Baca juga: Kemendagri dorong Raperdasus pelarangan perang suku Papua Pegunungan
Dia menambahkan jumlah keseluruhan bantuan masih dalam proses pendataan oleh tim Kemendagri RI, mengingat pengadaan bantuan dilakukan secara langsung atas arahan Wamendagri RI Ribka Haluk.
“Pemerintah daerah nantinya melaporkan jumlah bantuan yang telah diberikan, karena pengadaan dilakukan langsung di lapangan. Tim kami akan mencatat dan melakukan verifikasi terhadap total bantuan tersebut,” ujarnya.
Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam upaya penanganan korban, pemulihan kondisi sosial masyarakat, serta memastikan situasi keamanan, dan ketertiban dapat kembali kondusif.
Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































