Pembangunan IKN Terus Berlanjut, WIKA Percepat Pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif IKN

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya melalui pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif yang menjadi bagian penting dalam pengembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Hingga bulan Mei 2026, progres pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif telah mencapai 19,35%, melampaui progres rencana sebesar 18,29%, sehingga mencatatkan deviasi positif sebesar +1,6%. Adapun penyelesaian proyek ini ditargetkan pada 31 Desember 2027.

Saat ini, pekerjaan proyek masih berjalan secara paralel di berbagai segmen. Beberapa pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi pekerjaan geotekstil, timbunan tanah, struktur Multi Utility Tunnel (MUT), struktur box culvert, struktur jembatan, rigid pavement, serta pekerjaan saluran drainase.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyampaikan bahwa capaian progres positif tersebut mencerminkan komitmen WIKA dalam menjaga kualitas, produktivitas, dan ketepatan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“WIKA terus memastikan pelaksanaan pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif berjalan sesuai target melalui penguatan koordinasi, penerapan metode kerja yang efektif, serta pengendalian mutu dan biaya secara berkelanjutan. Infrastruktur ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas kawasan pemerintahan di IKN,” ujar Ngatemin.

Dalam pelaksanaannya, WIKA juga menerapkan sejumlah inovasi dan metode konstruksi untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, serta efisiensi pekerjaan. Inovasi tersebut antara lain pemanfaatan Total Station Robotik dan Drone Photogrammetry untuk mempercepat akuisisi data konstruksi dengan tingkat presisi tinggi.

Selain itu, WIKA menerapkan metode Sliding Formwork pada pekerjaan Multi Utility Tunnel (MUT) guna meningkatkan efisiensi pelaksanaan konstruksi. Pada pekerjaan struktur, digunakan sistem Cooling Pipe pada pengecoran pile cap mass concrete untuk mengendalikan temperatur beton, mengurangi risiko retak termal, dan meningkatkan kualitas struktur. Proyek ini juga mengimplementasikan teknologi Load Scanner untuk memantau volume material yang masuk dan keluar secara digital, sehingga mendukung akurasi pengukuran, transparansi data, dan efektivitas pengendalian material di lapangan.

Di tengah dinamika pelaksanaan proyek, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah meningkatnya harga material konstruksi yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global. Kenaikan tersebut berdampak pada biaya material utama, logistik, serta jasa subkontraktor. Untuk mengantisipasi hal tersebut, WIKA terus melakukan optimalisasi perencanaan, pengendalian biaya, serta efisiensi pelaksanaan agar target pekerjaan tetap dapat tercapai sesuai jadwal.

Pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar kawasan vital di lingkungan Yudikatif, memperlancar mobilitas masyarakat, pegawai, dan pengguna kawasan, serta memperkuat integrasi antar fungsi kawasan pemerintahan di IKN. Melalui proyek ini, WIKA turut mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |