PLN Jatim dorong pertumbuhan beyond kWh dan ekosistem EV

3 hours ago 3
PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra solusi energi dan bisnis

Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur resmi meluncurkan Coreboost 2.0: Collaborative Revenue Boost untuk memperkuat pertumbuhan bisnis ketenagalistrikan dan beyond kWh secara terintegrasi di Jawa Timur.

“Coreboost 2.0 adalah sebuah strategi transformasi bisnis berbasis kolaborasi PLN Group,” kata Direktur Legal & Human Capital PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto di Surabaya, Jumat.

Yusuf mengatakan hal ini menjadi langkah nyata PLN dalam menjawab tantangan industri energi tahun 2026 sekaligus mendukung agenda nasional transisi energi bersih, hilirisasi industri, dan percepatan investasi.

Dalam momentum sekaligus dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PLN dengan sektor perbankan dan industri otomotif guna mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur.

Yusuf pun mengapresiasi langkah PLN UID Jawa Timur yang mampu menghadirkan sinergi nyata antara PLN Group, sektor perbankan, industri otomotif, hingga pemangku kepentingan strategis lainnya.

"Harapannya Coreboost 2.0 ini dapat mendorong transformasi bisnis yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menjelaskan Coreboost 2.0 menjadi tonggak penguatan sinergi afiliasi PLN Group beserta Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan sektor Perbankan dalam menghadirkan layanan energi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Menurutnya, Coreboost 2.0 merupakan langkah konkret untuk mempercepat pertumbuhan bisnis melalui kolaborasi yang kuat, layanan yang agile, serta solusi terintegrasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

“PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra solusi energi dan bisnis,” kata Ahmad.

Program Coreboost 2.0 difokuskan pada pengembangan Integrated Business Solution yang mencakup penjualan tenaga listrik, layanan beyond kWh, pengembangan energi hijau, digital connectivity, optimalisasi aset, efisiensi operasional, hingga percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Strategi ini diperkuat melalui pendekatan Priority Account Executive, optimalisasi digitalisasi layanan, dan monitoring berbasis Customer Relationship Management.

Ahmad mengatakan upaya ini menjadi bagian dari upaya PLN mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur yang saat ini terus menunjukkan tren positif.

Hingga akhir 2025, populasi kendaraan listrik di Jawa Timur tercatat mencapai sekitar 24.500 unit. dan PLN UID Jawa Timur telah menghadirkan 302 unit SPKLU yang tersebar di 162 lokasi strategis

Selain pengembangan ekosistem kendaraan listrik, Coreboost 2.0 juga membuka peluang besar pengembangan layanan bisnis afiliasi PLN Group lainnya.

Layanan bisnis yang dimaksud seperti Renewable Energy Certificate (REC), rooftop solar PV, engineering services, energy management, internet connectivity, hingga asset management.

PLN UID Jawa Timur optimis Coreboost 2.0 akan menjadi penggerak pertumbuhan bisnis yang lebih cepat, adaptif, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran PLN Group sebagai penyedia solusi energi terintegrasi di era transisi energi nasional.

Kolaborasi lintas sektor yang dibangun melalui program ini diharapkan mampu menghadirkan multiplier effect bagi pertumbuhan industri, percepatan investasi, pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Kami berharap terdapat penguatan ketahanan energi nasional berbasis energi bersih dan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” kata Ahmad.

Baca juga: PLN catat 20.007 pelanggan di Jatim manfaatkan promo tambah daya

Baca juga: PLN Jatim catat kinerja penjualan listrik tembus 46,3 TWh pada 2025

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |