Pemain Afrika Selatan meninggal dunia, sempat main di Piala Dunia 2026

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kabar duka datang dari sepak bola Afrika Selatan setelah pemain klub Mamelodi Sundowns sekaligus tim nasional Afrika Selatan Jayden Adams meninggal dunia pada usia 25 tahun.

Adams, yang berposisi gelandang, baru saja membela Bafana Bafana di ajang Piala Dunia 2026 dengan bermain dalam tiga pertandingan fase grup.

Kabar kepergian Adams disampaikan oleh Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie.

"Saya sangat terkejut dan berduka atas kabar meninggalnya Jayden Adams, gelandang Mamelodi Sundowns dan Bafana Bafana, di usia 25 tahun," ujar McKenzie dikutip dari The Guardian pada Sabtu.

Berdasarkan laporan media Afrika Selatan, Daily Sun, pihak keluarga sang pemain tidak mengungkapkan penyebab kematiannya.

Adams menjadi starter saat Afrika Selatan kalah 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 2026. Ia kembali tampil sejak menit awal ketika timnya bermain imbang 1-1 melawan Republik Ceko, sebelum masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Korea Selatan.

Baca juga: Diwarnai tiga kartu merah, Meksiko menang 2-0 atas Afrika Selatan

Baca juga: Republik Ceko dan Afrika Selatan berbagi poin setelah imbang 1-1

Namun, ia tidak bermain saat Afrika Selatan disingkirkan Kanada dengan skor 0-1 pada babak 32 besar.

"Sepak bola Afrika Selatan kehilangan salah satu talenta muda terbaiknya. Bangsa ini turut berduka bersama keluarga, rekan setim, dan jutaan pendukung yang menyaksikan perjalanannya dari pemain akademi yang menjanjikan hingga menjadi pemain tim nasional Afrika Selatan," katanya.

Adams merupakan lulusan akademi Stellenbosch FC dan menjadi pemain pertama dari akademi klub tersebut yang menandatangani kontrak profesional.

Selama membela Stellenbosch, ia mencatatkan 139 penampilan dan turut membawa klub meraih gelar Carling Knockout 2023.

Pada Januari 2025, Adams bergabung dengan Mamelodi Sundowns dan terus berkembang hingga menjadi salah satu andalan tim nasional Afrika Selatan.

Serikat Pesepak Bola Afrika Selatan (SAFPU) juga mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya Adams yang dinilai sebagai salah satu pemain muda terbaik negara tersebut.

"Jayden baru saja mewakili Afrika Selatan di Piala Dunia 2026 dengan membawa harapan bangsa dengan penuh kebanggaan, keberanian, dan dedikasi. Kepergiannya merupakan kehilangan yang sangat besar bagi keluarga, rekan setim, klub, komunitas sepak bola, dan seluruh negeri," demikian pernyataan SAFPU.

Baca juga: Thapelo Maseko antar Afrika Selatan ke 32 besar

Baca juga: Kanada pastikan langkah ke 16 besar usai tundukkan Afrika Selatan 1-0

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |