PALAWA Unpad lakukan pemetaan dan pengarungan Sungai Cikandang, Jabar

5 hours ago 3

Bandung (ANTARA) - Perhimpunan Mahasiswa Pecinta Alam (PMPA) PALAWA Universitas Padjadjaran (Unpad) melakukan pemetaan Sungai Cikandang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk potensi wisata minat khusus arung jeram.

"Pemetaan sungai dilakukan selama dua hari dari tanggal 12 sampai 13 Februari 2026 dengan menggunakan alat drone serta pemetaan manual," kata Ketua Tim Pemetaan Jeram Sungai Cikandang PMPA PALAWA Unpad, Rizky Aulia Guevara, di Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Dari hasil pengamatan drone dan pemetaan manual tersebut, akan diolah menjadi peta jeram untuk arung jeram hingga bisa bermanfaat bagi pegiat olah raga arus deras tersebut termasuk pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pariwisata Garut atau BPBD Kabupaten Garut.

Bentangan sungai yang di petakan 17 kilometer dimulai dari ketinggian 600 Meter di atas Permukaan Laut (Mdpl) hingga titik nol di muara Sungai Cikandang atau pantai wilayah Garut Selatan.

Dari sisi alam, kata dia, Sungai Cikandang layak dijual untuk wisata minat khusus melihat banyaknya pemandangan tebing dan sawah serta air terjun. "Pengarung Sungai Cikandang akan dihibur dengan bentangan alam khas Tatar Priangan," tegasnya.

Dari hasil penelitian sementara, terdapat beberapa jeram sekitar 20 jeram dengan klasifikasi yang berbahaya. "Berupa arus yang mengarah ke tebing serta potensi penurunan dasar sungai sekitar 2 meter hingga jika terjadi debit air meningkat akan berubah menjadi jeram berbahaya," paparnya.

Untuk kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) diperoleh data pernah terjadinya longsor di 3 lingkungan Rukun Warga (RW) Desa Jatiwangi, Pakenjeng, Garut.

Sungai Cikadang berada di wilayah Kecamatan Cikandang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sungai mengalir di koordinat 07 derajat 11 menit hingga 07 derajat 15 menit Lintang Selatan (LS) dan 107 derajat 49 menit hingga 107 derajat 54 menit Bujur Timur (BT).

Kondisi geografis Sungai Cikandang memiliki kontur berbukit dengan kemiringan lereng yang bervariasi yang berpengaruh atau mengakibatkan pola aliran sungai dan erosi di sekitarnya. Kemiringan antara 15 derajat sampai 40 derajat, menunjukkan kondisi medan yang terjal hingga agak landai.

Kegiatan pemetaan dan pengarungan Sungai Cikandang tersebut dilakukan oleh Anggota Muda (AM) PMPA PALAWA Unpad Angkatan Askara Dhaya (AD) yang mengemas nama kegiatan "Pengarungan, Pemetaan Sungai Cikandang serta Mitigasi Bencana-Jala Yodha".

Anggota tim pengarungan merupakan mahasiswa Unpad angkatan 2024, yakni, Rizky Aulia Guevara (FIB/Sastra Jerman), Sifa Azzahra Mukhalifahtul Dinniyah (Sekolah Vokasi/Pariwisata Bahari), Mikayla Fauzia Rendyastiwi (FISIP/Antropologi), dan Sansan Aldianti (FTIP/Teknik Pertanian).

Selain itu, terdapat juga Teresa Intan Cahyani (Sekolah Vokasi/Pariwisata Bahari), Ahmad Al Mustafa Habiburahman (FTG/Teknik Geologi), Wanodya Sekar Sukma Oktavianus (FKEP/Keperawatan), Kintan Apriliani Azzahra (FMIPA/Teknik Elektro) dan Muhammad Ali Rafie Ramadhan (FISIP/Hubungan Internasional).

Baca juga: Nusron: Semua wilayah sungai di Jabar ditertibkan untuk cegah banjir

Baca juga: Bantaran sungai di Jabar akan diklaim negara

Pewarta: Riza Fahriza
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |