Orang tua disarankan manfaatkan libur sekolah untuk ajak anak olahraga

15 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp.ALK (K) menyarankan para orang tua memanfaatkan masa libur sekolah untuk mengajak anak berolahraga bersama.

Kepada ANTARA di Jakarta, Selasa, dokter lulusan Universitas Indonesia itu menyampaikan bahwa aktivitas olahraga bisa meningkatkan kebugaran anak-anak serta kemampuan interpersonal mereka.

Dia mengutip hasil penelitian yang mengaitkan aktivitas fisik dan olahraga dengan prestasi, kemampuan sosialisasi, dan hubungan interpersonal yang lebih baik.

"Bermain olahraga itu membutuhkan kedisiplinan, membutuhkan set the goal, kemudian di situ juga berkoordinasi dan teamwork, sehingga itu melatih buat anak itu sendiri, selain tujuan dari olahraga itu sendiri adalah sangat baik," kata dr. Andi.

Dia mengemukakan bahwa anak-anak berusia 10 tahun ke bawah bisa diperkenalkan dengan berbagai macam olahraga, tidak harus diarahkan ke olahraga tertentu, agar mereka bisa menikmati kesenangan berolahraga.

"Penting untuk sejak awal itu memperkenalkan anak-anak kita dengan berbagai macam jenis olahraga atau berbagai macam jenis gerak," katanya.

Pengenalan olahraga pada anak, menurut dia, sebaiknya disesuaikan dengan tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ia mencontohkan, anak berusia tiga sampai enam tahun bisa diperkenalkan dengan olahraga permainan gerak dasar yang mencakup gerakan melompat, melempar, dan menangkap untuk melatih kemampuan motorik.

Kepada anak berusia tujuh sampai 12 tahun, ia melanjutkan, orang tua bisa memperkenalkan kegiatan olahraga bersepeda, sepak bola, bulu tangkis, basket, atletik, dan jenis olahraga yang lain.

Menurut dia, orang tua bisa mengarahkan anak yang berusia 13 sampai 17 tahun untuk memilih kegiatan olahraga yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Baca juga: Anak-anak perlu lakukan aktivitas fisik 60 menit setiap hari

Dokter Andi menyampaikan bahwa aktivitas fisik anak direkomendasikan dua kali lipat dari orang dewasa.

Orang dewasa disarankan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang sekitar 30 menit setiap hari lima kali dalam sepekan.

Sedangkan anak-anak direkomendasikan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang atau bahkan berat itu rata-rata sekitar 60 menit setiap hari.

"Jadi, memang anak-anak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik supaya dia bergerak, supaya kepadatan tulangnya lebih meningkat, terus kemudian supaya juga level kebugarannya meningkat," kata dr. Andi.

Ia juga mengingatkan bahwa orang tua sebaiknya memperhatikan kondisi cuaca ketika hendak mengajak anak untuk melakukan kegiatan olahraga bersama.

"Kalau misalnya kondisi cuaca dan segala macam terik atau panas, tentu saja kita memperhatikan kapan dan jam berapa anak kita berolahraga," katanya.

Baca juga: Pilihan aktivitas fisik dan olahraga bagi anak-anak dan remaja

Baca juga: Orang tua disarankan ajak anak lakukan aktivitas fisik tiga jam sehari

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |