OCBC ajak anak muda tetapkan tujuan keuangan untuk kesehatan finansial

7 hours ago 7
Yang penting bagaimana caranya kita bisa mengalokasikan income kita ke pocket tertentu, budget tertentu. Walaupun jumlahnya sedikit, tidak apa-apa.

Jakarta (ANTARA) - Personal Banking Segment Head OCBC Lauda Muliana mengajak anak muda dapat mengelola keuangan dari pendapatan untuk tujuan keuangan sesuai prioritas demi menjaga kesehatan finansial di kemudian hari.

Lauda mengatakan pengelolaan keuangan perlu diawali dengan membangun fondasi yang kuat, salah satunya melalui penetapan tujuan keuangan atau financial goals.

“Sehat secara finansial bukan sekadar tentang memiliki lebih banyak uang, tetapi tentang memiliki pondasi dan perencanaan yang membuat kita mampu menghadapi ketidakpastian, sekaligus memiliki ruang untuk bertumbuh,” ujar Lauda dalam acara OCBC Financial Fitness Index 2026 dalam Nyala Festival, di Jakarta, Jumat.

Ia menekankan bahwa masyarakat perlu memahami tujuan sebelum memilih instrumen investasi, sehingga keputusan keuangan tidak semata-mata didorong oleh tren atau fear of missing out (FOMO).

Menurut dia, tujuan keuangan setiap orang dapat berbeda, baik dari sisi kebutuhan maupun jangka waktunya. Karena itu, pengelolaan keuangan perlu disesuaikan dengan kondisi dan prioritas masing-masing individu.

Tujuan tersebut dapat berupa kebutuhan jangka pendek, seperti perjalanan atau kebutuhan keluarga, maupun tujuan jangka panjang seperti pendidikan anak dan persiapan masa depan.

Lauda mengatakan setelah tujuan ditetapkan, masyarakat dapat mulai mengalokasikan pendapatan ke dalam pos atau anggaran tertentu secara rutin. Besarnya alokasi tidak harus selalu besar, karena yang lebih penting adalah membangun kebiasaan mengelola dan menyisihkan pendapatan secara konsisten.

Pendekatan tersebut juga dapat membantu seseorang menentukan instrumen keuangan yang sesuai dengan tujuan, jangka waktu, serta kemampuan masing-masing.

“Yang penting bagaimana caranya kita bisa mengalokasikan income kita ke pocket tertentu, budget tertentu. Walaupun jumlahnya sedikit, tidak apa-apa,” ujarnya.

Menurut Lauda, investasi juga tidak harus menunggu seseorang memiliki penghasilan atau kekayaan dalam jumlah tertentu. Investasi dapat menjadi bagian dari pengelolaan keuangan ketika kebutuhan dasar dan pondasi finansial telah diperhatikan.

“Financial fit is a journey. Sesuatu yang harus dibangun. Awalnya kita harus punya awareness, lalu bangun fondasinya dulu, akhirnya kita bisa memberikan lebih banyak ruang untuk investasi dan bertumbuh,” kata Lauda.

Dalam mendukung pengelolaan keuangan berbasis tujuan, OCBC menyediakan fitur Life Goals yang dapat membantu pengguna menghitung kebutuhan dana berdasarkan tujuan dan jangka waktu yang ditetapkan.

Lauda mengatakan pendekatan tersebut diharapkan membantu masyarakat melihat kesehatan finansial sebagai proses yang perlu dibangun secara bertahap, mulai dari memahami kondisi keuangan, menetapkan prioritas, membangun ketahanan finansial, hingga mengembangkan aset sesuai kebutuhan.

Baca juga: AAJI dukung generasi muda bangun aset dan melek finansial sejak dini

Baca juga: Askrindo dorong literasi perlindungan finansial bagi generasi muda

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |