Batik F-250 jadi simbol perayaan 250 tahun kemerdekaan AS

7 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar AS untuk ASEAN Kevin Kim meluncurkan batik F-250 karya seniman Indonesia dalam rangka memperingati 250 tahun kemerdekaan AS, dan berharap dapat membawanya ke Washington untuk dipajang di Departemen Luar Negeri sebagai simbol hubungan kedua pihak.

Diluncurkan di kediaman resmi Dubes AS untuk ASEAN di Jakarta, Jumat, batik tersebut dibuat khusus untuk merayakan 250 tahun kemerdekaan AS sekaligus merayakan budaya AS dan Asia Tenggara secara bersamaan.

“Merayakan budaya Amerika Serikat serta Asia Tenggara secara bersamaan melalui batik adalah hal yang sangat tepat,” kata Kevin di sela-sela acara peluncuran batik tersebut.

“Tujuannya adalah menyoroti sejarah dan keindahan Amerika, dengan memadukannya bersama keindahan serta keahlian seni Pak Mugi, seniman luar biasa yang menciptakan karya batik ini,” tambah dia.

Dia menjelaskan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah lama menyimpan koleksi batik Indonesia, termasuk karya yang dibuat pada 1936 dan 1970-an.

Salah satu koleksi yang paling menonjol adalah batik yang dipakai oleh mantan presiden Ronald Reagan saat kunjungannya ke Indonesia pada 1986, jelas Kevin.

Dia juga menyebutkan bahwa Kedubes AS di Jakarta juga memamerkan batik yang memadukan seni dan budaya kedua negara, dan mengatakan bahwa karya batik tersebut sangat indah.

Dubes AS untuk ASEAN itu pun berharap dapat membawa kembali batik sebagai simbol peringatan 250 tahun kemerdekaan AS ke Washington dan memamerkannya di tempat istimewa sebagai tanda hubungan antarmasyarakat serta apresiasi terhadap budaya dan seni masing-masing.

“Saya berharap bisa membawanya kembali ke Washington dan memamerkannya secara istimewa di Departemen Luar Negeri,” ujar Kevin.

Sementara itu, seniman batik asal Pekalongan, Mugi, mengatakan dirinya sangat senang dan merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam pembuatan karya batik yang disebutnya sebagai batik F-250.

“Karya ini dibuat dengan proses batik tulis. Saya merasa bangga dan berterima kasih karena dipercaya untuk membuat lukisan ini,” kata Mugi, menambahkan bahwa dirinya berusaha merangkai makna 250 tahun kemerdekaan AS dengan motif-motif batik Indonesia.

“Semoga batik F-250 ini bukan hanya menjadi sebuah hiasan, tetapi juga menjadi kenangan akan hubungan yang baik antara Amerika Serikat dan ASEAN,” ujar Mugi menambahkan harapannya agar hubungan AS-ASEAN semakin kuat dan membawa kebaikan dan kemakmuran bagi kedua pihak.

Baca juga: HBN 2026 di Surabaya dorong ekonomi perajin batik

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |