Jakarta (ANTARA) - Pelatih Java United Fabio Lefundes menegaskan timnya ingin mencetak hasil positif kontra Persija Jakarta pada pekan ketiga BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9) pukul 19.00 WIB.
Dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu, Lefundes menegaskan Java United ingin menyudahi dua hasil minor pada dua pertandingan awal Super League musim ini.
"Kami harus meraih poin untuk mengangkat posisi di klasemen. Kami siap melawan Persija setelah mendapatkan banyak pembelajaran di dua laga terakhir. Tidak ada pilihan, Java United datang untuk mendapatkan poin," tegas Lefundes.
Pada dua pertandingan awal Super League musim ini, Java United belum bisa mendapatkan kemenangan setelah ditahan imbang Garudayaksa FC dan takluk dari Persita Tangerang.
Baca juga: Isenmulang dan Java United awali Super League dengan minus dua poin
Dua hasil minor tersebut membuat Java United kini bertengger di peringkat ke-17 klasemen sementara Super League, terpaut satu poin dari zona aman.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu menjelaskan Java United memiliki peluang untuk mendapatkan poin ketika menghadapi Persija Jakarta karena segala kemungkinan bisa terjadi di sepak bola.
Mengenai bermain tanpa kehadiran penonton, Lefundes memandang itu bukanlah keuntungan bagi Java United dan tetap perlu mewaspadai Persija Jakarta yang tengah dalam tren positif.
Persija Jakarta berhasil menyapu bersih kemenangan pada dua laga awal Super League dan terbaru mampu mengalahkan juara bertahan Persib Bandung 2-0.
"Pertandingan akan berjalan menarik. Tim yang sebelumnya meraih hasil kurang baik tetap memiliki peluang. Sementara, tim yang punya tren positif bisa meraih hasil kurang baik di laga besok,," jelas Lefundes.
Baca juga: Shin Tae-yong tatap laga Persija vs Java United dengan optimistis
Baca juga: Persija tak bisa gunakan GBK saat jamu Java United
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































